Pemilu, Pemilihan Umum untukmu Indonesia
Mengisi kekosongan dengan buru-buru….hehehe…
“Aku tidak suka pangkat Jenderal” kata Naga Bonar, “aku jadi Marsekal saja” lanjutnya kepada si Lukman. “Lagipula untuk apa pangkat itu, tak perlu itu buatku”.
“Perlu bang, perluuu…” sahut Lukman, “biar Belanda itu jelas berunding dengan siapa”.
Si Lukman ini sangat hebat, dia yang mengatur dan memilih semua pangkat pasukan Naga Bonar, karena cuma dia anak sekolahan, atau setidaknya pernah duduk dibangku sekolah. Namun ada satu orang yang protes.
Si Bujang sang ajudan protes, karena pangkatnya letnan, sedang temannya mayor, lagi pula dia merasa paling berjasa karena menggendong ibu Nagabonar kalau Belanda datang, mereka berlari ke tempat perlindungan.
“Aaaah!..mana kutaaau ituu, si Lukman yang buat paaangkat Jang…..!!!, kalau begitu kau sersan mayor saaja lah!, ada sersaaannya ada juga mayooornya” teriak Naga Bonar dengan enteng sambil membelakangi si Bujang sembari melihat kearah rimba di depannya.
Pemilihan yang hebat, dan jelas posisinya, meski bukan pemilhan umum.
Dalam waktu dekat, kita menjadi si Lukman, bukan memilih dan menentukan pangkat, melainkan memilih wakil kita atau anggota DPR, DPRD I dan DPRD II, untuk menentukan nasib bangsa dan masyarakat secara umum. Memberi kemudi kendaraan namanya Indonesia kepada mereka yang kita pilih untuk menjalankannya.
Selamat memilih dan semoga pilihan kita itu adalah supir yang tepat dan baik, dapat diandalkan, mereka dapat mengemudikan dengan benar seperti Hamilton, Raikonnen, Masa, Alonso dan lain-lain di mobil roket formula satu.
Naga Bonar terbukti tangguh, seperti juga Hamilton, Raikonnen, Masa dan Alonso. Caleg (Calon Legislatif) yang terbukti tangguh, “siapa ya… no comment! ask yourself!…. semoga ada supir tangguh untukmu Indonesia “.
________________________________
dari Bisik-bisik: Selamat memilih wakilmu!
Semoga, pak Singal. Semoga mereka supir-supir yang tangguh dan perpandangan jauh. Tangguh mengendalikan kendaraannya, terutama tangguh menghadapi kehebatan si Lukman, sang pengatur pangkat. Jangan dikendalikan oleh party yang merekrutnya.
______________________________________
dari Bisik-bisik: iya bang G. Meha!, semoga para supir mengutamakan keselamatan para penumpang, kendaraan dan dirinya sendiri, iya kan!. Semoga mereka tidak berutang budi kepada majikannya.
G. Meha
April 5, 2009 at 11:48 am
Pemilihan Umum setiap 5 tahun sekali menghilangkan pemerintahan yang diktator dikarenakan anggota legislatif, Presiden akan dipilih lagi oleh rakyat. Mari kita semua dapat ikut berpartisipasi dalam Pemilu tahun ini.
______________________________
dari Bisik-bisik: iya pak Indra Tjahya!, mari kita berpartisipasi!. kita pasti bisa mendapat barang berharga dari timbunan rongsokan, iya kan pak?!
indra tjahja
April 8, 2009 at 12:06 pm
Pilihan yang “agak mendingan” dari semua yang buruk.
Jangan Golput.
__________________________________
dari Bisik-bisik: iya bang Togar!, semua berhak mencari dan mengambil dari lahan yang telah tersedia itu, iya kan?!, mari kita gunakan hak kita, kali-kali beruntung.
Togar
April 8, 2009 at 3:23 pm
selamat pesta demokrasi
ya, semoga yang terpilih adalah para supir2 tangguh
___________________________
dari Bisik-bisik: Iya Alisyah!, semoga..semoga…agar penumpangnya nyaman dan kendaraannya pun selalu dirawat, iya kan?!
alisyah
April 8, 2009 at 5:24 pm
Semoga saya memilih Hamilton, paling jago !
Berani ambil resiko tapi petarung sejati.
______________________________
dari Bisik-bisik: iya Ekaria27!, setuju…semoga tidak berbohong iya kan?!
ekaria27
April 9, 2009 at 5:45 pm
mudah-mudahan didapat ’supir’ yang tangguh, amanah
dan berpihak pada rakyat
untuk membawa indonesia ke arah yg lebih baik
hari ini, esok, dan 5 tahun mendatang
_________________________________
dari Bisik-bisik: iya Kejujurancinta!, harapan kita semua yaitu memilih supir yang baik, dan supir itu semoga tersedia, iya kan?!.
Dulu (saya tidak tau sekarang) orang di kampungku kalau hendak bepergian naik bus ke suatu tempat, yang pertamakali dilakukan adalah bertanya “supirnya siapa?!”.
kejujurancinta
April 9, 2009 at 6:18 pm
“Kalau suara PKS nanti di bawah suara 2004, maka aspirasi kaum keadilan akan mengambil alih kepengurusan partai. Dan kegagalan proyek faksi kesejahteraan itulah yang tengah ditunggu-tunggu oleh kaum keadilan yang merasa kaum kesejahteraan saat ini lebih menguasai PKS,” demikian Burhanuddin Muhtadi, Peneliti Lembaga Survei Indonesia.
Saya kira apa yg dikatakan Burhanuddin Muhtadi tersebut benar adanya, …….sensor… mohon maaf…
____________________________________
dari Bisik-bisik: iya Lowongan Kerja! analisis boleh saja. dengan hati tenang dan jernih. Karena blog ini bukan blog politik, terpaksa saya sensor sebagian. mohon maaf sebelumnya.
Lowongan Kerja
April 10, 2009 at 1:04 am
Pak singal, terima kasih berkunuung ke blog saya. Anda memberikan gambaran sebuah cerita dalam artikel ini dengan sangat bijak..bisa diartikan bahwa pilihan orang tergantung juga dari kualitas pribadinya. So..kalau kita telah menjatuhkan pilihan sejatinya kita harus bercermin dari situ..siapakah kita?
____________________________________
dari Bisik-bisik:iya Mas Riyantosuwito!, semoga kita memilih dengan menggunakan akal sehat kita, karena si supir akan mengantar kita ke tujuan dengan selamat, iya kan?!
riyantosuwito
April 10, 2009 at 1:11 pm
Pemilu semestinya menghasilkan pemimpin yang tangguh. Namun kenyataanya pemilu hanya menghasilkan orang bermodal. Rakyat telah dibelinya
___________________________
dari Bisik-bisik: iya Mas Abuthoriq!, semoga rakyat kita makin pintar sehingga bisa menghindar dari segala niat yang tidak baik.
Abuthoriq
April 10, 2009 at 3:15 pm
pasti bakal ada senang dengan hasil pemilu, tapi juga ada yang kecewa seperti kopral bujang, pak…(dikasihnya pangkat kopral dia sama si lukman, padahal maunya wakil jenderal)
sampai akhirnya pergi bertempur dia, meskipun sudah dilarang bertempur. sekarang….mati dia. dimakan cacing dia
asal kecewa jangan berlebihan, dan yang menang juga jangan merayakan dengan berlebihan. bagaimanapun hasilnya pemenang sejati seharusnya adalah rakyat Indonesia.
_____________________________
dari Bisik-bisik: iya bung geRrilyawan!, Dia akhirnya bertempur dengan kemauan sendiri hanya untuk pangkat, ini yang sangat disesali Naga Bonar, tewaslah dia.
Saat ini,…”ada berapa banyak yang bertempur untuk pangkat?”, saya kurang tau…..semoga mereka bertempur untuk cita-cita negeri….semoga..agar tidak dimakan cacing..hehehe…
Semoga pemenang tidak buru-buru tinggi hati…juga yang kalah tidak patah semangat..mari bersatu membangun negeri tercinta.
geRrilyawan
April 10, 2009 at 5:31 pm
berat pak, pemilu kali ini. calonnya belum jelas terus negara mau dibawa kemana pun tidak jelas. PEMILU kali ini serba tidak jelas.
_____________________________
dari Bisik-bisik: iya Tutuko!, tampaknya proses perbaikan sedang berjalan terus, kita terus berharap semoga para penguasa lebih memperhatikan kepentingan rakyat daripada partainya, iya kan?!
tutuko
April 10, 2009 at 8:22 pm
heuhue,,,
pemilu bkin pusink aja,,
karena banyaknya yg mao dipilih,,,
______________________________
dari Bisik-bisik: iya mbak Myryani!, merasakan pusing menandakan kita sehat, iya kan
Myryani
April 10, 2009 at 10:55 pm
Huwaduh..saya malah golput je mas..hi5,tak kira saya nkgak terdaptar di daerah saya di ambrawa sana, (skrg stay djogja),eh ternyata ortu bilang kalo aq dpt undangan,yawda,niat dtng ke ambrwa,dh nyampe,eh telat..hahaha..
—–mohon maaf…saya sensor sebagian—-
______________________________
dari Bisik-bisik: iya mas Prasetya Yudha!, semoga mas Prasetya Yudha tidak lupa pada pemilihan berikutnya.
Prasetya Yudha
April 11, 2009 at 1:23 am
Kisah Jendral Naga Bonar adalah cerita fiksi yang berdasarkan realita masa lalu (masa perjuangan kemerdekaan).
Yang jelas, mereka para pejuang dulu itu telah berpartisipasi bagi negaranya.
______________________________
dari Bisik-bisik: iya Bang Edy!, semua berpartisipasi iya kan?!
Edy
April 11, 2009 at 1:12 pm
semoga pak
______________________________
dari Bisik-bisik: iya Reallylife!, semoga …supir tangguh..begitu maksudnya kan?!
reallylife
April 11, 2009 at 4:32 pm
kita butuh sopir yang belum pernah nabrak pohon Aturan dan Undang-undang, yang bisa diberitahu rakyat penumpang ini maunya kemana, biar kita bisa sampai ke tujuan….
Salam Pak
_________________________________
dari Bisik-bisik: iya pak Sjahrir!, supir yang dapat merasakan kebutuhan penumpang dan kendaraannya dan juga lingkungannya..iya kan pak?!
Salam Pak.
sjahrir
April 11, 2009 at 7:14 pm
Semoga akan ada pembaruan dimasa medatang yang membawa pada kemajuan bagi bangsa Indonesia
___________________________________
dari Bisik-bisik: iya buJaNG!, harapan selalu ada…semoga..
buJaNG
April 12, 2009 at 5:18 am
salam,..salam kenal bapak…
_________________________________
dari Bisik-bisik: Salam kenal juga Fitrotul Huda!, sering mampir pak.
Fitrotul Huda
April 12, 2009 at 2:26 pm
semoga indonesia kedepan tambah baik saja
byme
_______________________________________
dari Bisik-bisik: iya Byme!, semoga…harapan itu selalu ada pada hati masyarakat.
byme
April 13, 2009 at 8:16 am
hiih… ngomongin pilpres, sebel deh, calon yang aku dukung malah kabarnya mau koalisi sama calon yang nggak aku suka..
__________________________________
dari Bisik-bisik: iya Nino!, buka rahasia nii ye, orang kate ngire ato nebak siape die. Ape kate ooraang, jangan tunjukin loe kaga suke ame tuh die orang. Pilih programnye, lupakan orangnye…hehehe….
nino
April 16, 2009 at 1:34 pm
wah andaikan jendral2 seperti Naga Bonar dan Sudirman masih ada dan bikin partai juga kira2 gimana ya?….seru pastinya…hehehehehe
*Naga Bonar jendral bukan sih?*
________________________________
dari Bisik-bisik: iya pak Harsa!, pasti seru, daaan pastiii mereka diakali para politikus seperti si Lukman itu, karena mereka lebih suka bekerja dan berjuang, pangkat dan kekuasaan belakangan, maka kebiasaan mereka sehari-hari dan menjadi karakternya adalah mereka lebih suka dekat dengan pasukannya, dan dengan rakyat.
*Saya hanya mengingat-ingat dialog Naga Bonar dengan si Lukman, pada Film Naga Bonar yang pertama, “mengapa harus Jenderal?” mungkin juga saya salah ingat hehehe, namun mari kita rasakan makna dalam postingan ini, bahwa Naga Bonar kaget dan tidak perduli pada pangkat.
Salam.
Harsa
April 18, 2009 at 9:41 am
dunia ini panggung sandiwara. tetapi jangan di pilih DPR yang hanya menjadi D3 , Datang Duduk Duit.
__________________________________
dari Bisik-bisik: iya pak SYAIFUL!, benar pak!, panggung sandiwaranya juga sering terasa hambar.
SYAIFUL
April 19, 2009 at 4:20 pm
sekarang sulit cari yang tangguh…..padahal permasalahan bangsa semakin ruwet…kalau yang mimpin tidak tangguh dan cerdas…juga ber iman…piye ya negara kita ?….Semoga saja…kedepan lebih baik…
_________________________________________
dari Bisik-bisik: iya Mbak Dyah!, menurutku tidak satupun diantara mereka. Meski mereka telah memberi penjelasan, pidato atau hal-hal yang sangat bagus dipenuhi dengan himbauan dan janji yang sangat baik, tetap saja penuh ketidakpastian (menurutku), atau semuanya hanya credo kuno yang membosankan.
Semoga..makin baik…harapan itu selalu ada mbak!, setidaknya kita sendiri dalam kehidupan sehari-hari bekerja keras, tanpa memperdulikan apa yang mereka bilang. iya kan?
dyahsuminar
April 19, 2009 at 8:31 pm
Semoga driver F1 yk kita pilih itu benar-benar tangguh dalam artian bukan seperti Raikonen dgn semangat juang seadanya, pemain safe krn sudah merasa mapan;atau juga tidak seperti Hamilton dengan terobosan-terobosan berani, dengan trik-trik yang membahayakan driver F1 lainnya. Barangkali kita butuh driver seperti Alonso yg mendengar saran para petugas di pit, dan tahu kapan waktunya untuk berjuang habis-habisan atau bermain safe, mengalah demi keselamatan diri dan mobilnya. Tapi sepertinya, kebanyakan dari kita mengidolakan Sebastian Vettel, Weber dan Rosberg, para driver muda, berani tapi tidak nekat dan selalu menghormati aturan sirkit F1. Siapakah mereka —- ? Maaf blog kita bukan blog politik. Salam
________________________________________
dari Bisik-bisik: iya pak Olanto!, hehehe….semoga kita dapat pemimpin yang baik…dan juga para pengikutnya. Kadang ada juga komandan yang kalah pada pengikutnya….iya kan?
Olanto
April 19, 2009 at 9:12 pm
Selain supir,…butuh Playmaker juga keknya,….
__________________________________
dari Bisik-bisik: iya Lae Hendry Gaol!, sudah lama tak bertemu!, playmaker yang dapat menghasilkan gol, semoga….ada. iya kan?
hendry gaol
April 20, 2009 at 11:27 am
Semoga hasil pilihan kita tidak di siasiakan oleh mereka, suara kita suara emas. Mudah2an mereka mampu mempertanggungjawabkan perolehan suaranya dengan membuat indonesia ini makin gemilang.
_________________________________
dari Bisik-bisik: iya Pakde!, semoga mereka mengerti perasaan kita rakyat ini, iya kan?!.
pakde
April 20, 2009 at 6:58 pm
Semoga yang terpilih bisa mengayomi kita ya mas….
hehe….
___________________________________
dari Bisik-bisik: iya HumorBendol!, semoga…dan tidak selalu perlu kursi untuk mengayomi, iya kan pak?!
HumorBendol
April 28, 2009 at 11:29 am
Pemimpin kita seyogyanya reinkarnasi dari Maha Patih Gajah Mada. Meskipun hanya sekedar patih, ia mampu menjadi pioneer bangsa majapahit. Daya cengkramnya kuat. Intuisinya tajam. Kejayaan Indonesia (nusantara) ini kembalikan. Mari kita dukung para pembalap jagoan kita, agar Indonesia mampu menyalip semua lawan-lawannya. Belajarlah dari Brawn Tim. Dalam sekejap, mampu menghentak dunia balap. Hanya sayangnya memilih satu dari 200 juta lebih penduduk Indonesia itu ngga gampang. Karena semua menganggap dirinya juga pembalap tangguh. Tapi ketika berada di cockpit hanya mampu melongo melihat lawan-lawannya menyusul.
___________________________________________
dari Bisik-bisik: iya Pandoe!, benar, merasa mampu dan merasa lebih hebat, salah satu kelemahan kita. Semoga ada pembalap tangguh dan didukung oleh pasukan yang handal di cockpit.
pandoe
May 11, 2009 at 10:09 am
Terimakasih sebelumnya bpk singal yg telah main diblog saya yg masih seumur bunga padi.sungguh luar biasa artikelnya seorang patriotik ,selamat menyambut pemilu ,
______________________________________
dari Bisik-bisik: iya Oklek33!, semangat..lakukan hal yang baik, paling tidak kita cenderung ke arah itu. positif…maju terus
oklek33
June 3, 2009 at 2:32 pm
Meski hanya sebuah mimpi, namun mari kita tetap berharap. mari bersama kita bangun, dengan apa yang ku dan mu mampu.
_________________________________________________
dari Bisik-bisik: iya Lensaindonesianews!, semoga mimpi menjadi kenyataan, dengan sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit.
lensaindonesianews
August 23, 2009 at 10:19 pm