Archive for September 2009
Chris Jhon, Mengumandangkan Indonesia Raya
-
Pengantar: Tulisan ini titipan dari temanku, yang nasionalismenya luar biasa tinggi, dadanya selalu membara bila mendengar prestasi anak negeri tercinta berada di puncak. Saat-saat begini, kakinya seolah melayang diatas tanah kalau sedang berjalan, sambil membayangkan kemenangan atau prestasi itu, saking bangganya, dunia ini hanya Indonesia, itu saja dalam pikirannya. Mari kita beri Semangat.
Nb. Entah apa yang terjadi saat bersamaan, kebetulan tulisan negatif di halaman olah raga blog ini, sedang kucoret dan kuganti dengan tulisan positif, eeehh..titipan temanku ini tiba pula
2009 September 20
tags: Chris Jhon, Rocky Soarez
by latteung
CHRIS JHON BERHASIL MEMPERTAHANKAN GELARNYA, MENANG ANGKA MELAWAN ROCKY SOAREZ…
Semut kecil itu kembali membuat Lagu Indonesia Raya dikumandangkan. Sudah lama saya nantikan lagu Indonesia Raya ini berkumandang lagi di negeri orang . Apalagi di negeri orang , yang paling tidak disukai oleh banyak orang Indonesia, Amerika Serikat. Puluhan ribu orang ikut menyaksikan bendera Merah Putih ini dikibarkan oleh sang semut jantan yang kalau bertempur bagaikan singa lapar menerkam mangsanya. Bulu kudukku berdiri dan air mataku hampir meleleh membasahi pipiku di pagi nan ceria ini.
Kado spesial dihari Lebaran umat Islam ini telah diberikan. Bertepatan pada hari ini, hari nan fitri bagi umat Islam, dia memenangkan pertarunganya. Seperti biasanya, sang semut perkasa selalu lebih dahulu mengucapkan terimakasih pada sang penciptanya atas berkat dan rido_Nya, sehingga dia berhasil memetik kemenangan, hasil dari pada latihan dan kerja kerasnya.
Dia telah mengalahkan Amerika dengan caranya sendiri, dengan pukulan dan jab kanan-kirinya. Dia membungkam semua penonton yang sebagian besara adalah orang Amerika. Sang semut gagah perkasa ini menunjuukkan kepada masyarakat Indonesia kalau cara terbaik mengalahkan Amerika adalah dengan Prestasi. Bukan dengan BOM!!.BOM dan BOM!!!!……
Dengan bom-bom yang meledak di Indonesia, yang merenggut tak sedikit nyawa, nyawa bangsa sendiri, belum terhitung kerugian materi, maka bangsa ini dicibir sebagai negara asalnya teroris!. Kita merusak citra sendiri, memberikan kesan kalau negara ini tak aman lagi. Sang semut membuktikan kalau di Indonesia ada semut tangguh nan gagah perkasa yang berani dan bisa menang bertarung di kandang lawan. Dengan prestasi yang langka, sang semut gagah ini bisa membuka cakrawala dan pandangan orang Amerika, kalau jauh di daerah kathulistiwa ini, seorang anak negeri asli bisa mempermalukan mereka, dirumah mereka sendiri.
Salut dan Salut,…
Bertahun prestasi Indonesia di ajang internasional semakin terpuruk. Tak ada yang peduli, tak ada yang melihat. Nun jauh dilubuk hati segelintir semut-semut berhati mulia, mencoba memberikan yang terbaik. Lihatlah prestasi semut-semut ini diajang lomba Ilmu Pengetahuan tingkat dunia. Semua mengharumkan dan membawa nama Indonesia semakin dikenal orang. Dimana mereka bertanding disitu lagu kebangsaan kita di kumandangkan.
Tim-Olimpiade Fisika, Prof. Yohanes Surya, seorang dari semut-semut kecil di negeri ini. Hanya salah satu contoh kecil!
Lihatlah gajah-gajah tolol dan dungu ini. Seenaknya menginjak-injak mahluk lain, mengatasnamakan kebenaran, surga dan keyakinan. Gajah-gajah ini tidak bisa memberikan kenyamanan pada semut-semut di sampingnya, malah menginjaknya tanpa perasaan. Sampai kapan kita ini akan seperti ini?. Sampai kapan negara ini sibuk mengurusi perut dan kepentingan kelompoknya sendiri.
Bangsa lain sudah berlari, tapi kita masih berdiskusi bagaimana cara berlari. Bangsa lain sudah maju di depan, tapi kita masih berkutat dan berngoto-ria, kalau berlari itu harus begini dan begitu. Kita terlalu sibuk mengurusi hal yang tak bersentuhan langusung dengan kesejahteraan negeri ini. Lihatlah bencana, Semua yang terjadi, lihatlah prestasi yang semakin merosot ini. Sampai kapan?.
Setelah semut ini semakin tua, adakah semut lain akan tampil sebagai penggantinya?. Saya yakin ada, karena berkat Tuhan selalu datang pada orang yang mau memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Semut-semut ini adalah pilihan Tuhan untuk menjadi contoh dan untuk membuktikan eksistensinya golongan semut yang kian hari makin dipinggirkan di negeri ini. Semut ini juga di urapi menjadi garam dan terang di bumi Indonesia ini. Majulah semut perkasa. Walau minoritas, tapi kita bisa memberikan warna yang indah di nusantara ini. Selamat Atas kemenanganmu Chris Jhon. Doa kami para semut yang terinjak gajah-gajah, menyertaimu. Kumandangkanlah Lagu Indonesia Raya dimanapun kamu berada. Selamat Chris Jhon, Selamat….Tuhan menyertaimu!
____________________________________
dari Bisik-bisik: Majulah Indonesia, Hidup Indonesia!
Mudik
“Maapin ya… maapin… gw banyak salah” dia berjalan dari satu meja kemeja lainnya, dengan muka lugu, dia memang lugu!, merapatkan tangannya, menyodorkan silaturahim kepada teman-temannya, “gw mo mudik nih..maapin..ya!” katanya.
Pagi itu, suasana kantor sudah terasa sangat rileks, hari kerja terakhir menyongsong libur hari raya Idul Fitri. Sebagian karyawan mengobrol sambil tertawa-tawa, kita tidak tahu entah apa yang ditertawakan, sebagian lagi membicarakan berbagai macam kejadian, yang datang berbarengan. KPK saling tuduh dengan POLRI, Noordin M Top tewas bersama beberapa temannya, jalur mudik mulai macet, sampai pada pekerjaan diselesaikan setelah hari raya saja, dan sebagainya.
“Maapin kita juga, hati hati di jalan, selamat sampai di kampung, selamat kembali di Jakarta” semua orang menyambutnya dengan silaturahim sepenuh hati.
Bagi semua yang merayakannya, saya mengucapkan:
- Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1430 H
-
Mohon Maaf Lahir dan Batin
_______________________________________
dari Bisik-bisik: Maaf Lahir dan Batin.