Singal’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Listrik Padam di Jawa-Bali, Alasan dan Pernyataan Aneh

with 11 comments

Jawa-Bali ternyata mengalami pemadaman bergilir juga, karena defisit sebesar 800 sd 900 MW. “Pemadaman listrik disebabkan aneka hal, antara lain penurunan daya disejumlah pembangkit PLN dan swasta, kenaikan beban pemakaian listrik di Jawa-Bali, serta ketidak lancaran pasokan BBM ke pembangkit PLN” kata salah seorang jajaran Direksi PLN. Lalu seorang yang lain lagi, juga dari jajaran Direksi PLN, menyatakan “Dengan pertumbuhan daya di atas 6 persen, cadangan daya tergerus menjadi 25 persen dari batas yang seharusnya 40 persen”.

Pernyataan yang membingungkan (saya), karena bilangan dasarnya tidak ada. Tampaknya jajaran Direksi PLN (sengaja) bingung dengan menyatakan alasan yang amburadul yang membingungkan, seolah membela diri meski belum mendapat serangan, ibarat jago silat yang berjalan di tengah hutan, mendengar suara kelebat, lalu pasang kuda-kuda, padahal suara itu adalah kepakan sayap burung yang tiba tiba terbang, karena kaget atas kehadiran si jago silat itu. Angka 800-900 MW dan 40 persen dari mana?.

Pernyataan aneh selanjutnya “pemadaman tiba-tiba bisa terjadi karena beban puncak lebih besar dari yang diperkirakan”. Aneh!!!, karena, pemadaman tiba-tiba selalu disebabkan oleh gangguan yang tiba-tiba bukan karena salah perkiraan.

Lebih Aneh lagi pernyataan ini, “Rata-rata pertumbuhan pemakaian listrik pada kuartal I-2008 mencapai 6.8 persen sementara target pertumbuhan pada APBN perubahan 2008 hanya 1,9 persen”, kita tidak tahu siapa yang aneh karena direksi PLN adalah wakil pemerintah mengatur PLN. Perlu diketahui, bahwa pada sistem tenaga listrik, di mana pun, selalu ada“Natural Growth” . Di Jawa-Bali, natural growth lebih besar dari 1.9 persen. Artinya tanpa sambungan atau langganan baru, kebutuhan listrik itu tetap bertambah, sebesar lebih dari 1.9 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Natural Growth” adalah pertumbuhan konsumsi listrik langganan tersambung. Misalnya, karena anak dalam satu keluarga beranjak  dewasa, sehingga pindah kamar dan menggunakan lampu listrik, ganti TV, pasang pompa air yang tadinya tidak ada atau ganti pompa air yang lebih besar kapasitasnya, pasang AC dan lain-lain.

Tampaknya, makin banyak orang aneh di negeriku tercinta ini.

_________________

dari Bisik-bisik: Aneh itu menjadi normal, dan normal itu menjadi aneh, “bingung” iya kan?!, lebih baik diam begitu maksudnya kan?!

Advertisements

Written by Singal

May 31, 2008 at 10:11 pm

Posted in Humor, Politik, Teknologi

Tagged with ,

11 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. namanya juga Endonesa, kalo nggak begitu nggak Endonesa namanya Pak!
    _______________
    dari Bisik-bisik: Negeri kita membingungkan begitu maksudnya, iya kan pak!

    ewot

    May 31, 2008 at 10:39 pm

  2. Ya, kita kan orang hebat. Jadi semua kejadian ada alasannya. Kok gitu aja repot. Uhui…..
    _________________
    Dari Bisik-bisik: seperti kalau kalah pada pertandingan, kaki lagi sakit,…perut lagi tidak enak..tapi terus bertanding, iya kan pak?

    Romeo

    June 2, 2008 at 8:45 am

  3. sperti skenerio dalam merencanakan pertumbuhan listrik oleh pihak pln
    1. skenario normal = skenario aneh
    2. natural growth = skenario nyata
    _______________________
    dari Bisik-bisik: skenario nyata tidak bisa dipungkiri, begitu maksudnya iya kan pak?!

    ibing

    June 3, 2008 at 2:03 pm

  4. Negara-negara penghasil minyak mulai mengerem ekspornya untuk mengamankan cadangan minyak buminya, negara kita perlu juga membatasinya. Harga bbm dunia naikpun kita tetap dibuat susah, menambah ekspor minyak tidak mengatasi masalah, malah industri berhenti karena listrik mati kekurangan jatah bbm.
    ____________________
    dari Bisik-bisik: Perlu diversifikasi bbm dengan berbagai sumber energi (potensial) yang justru sangat banyak di negeri tercinta, dan pengalihan angkutan (transportasi) mobil menjadi kereta api, begitu maksudnya iya kan pak?!

    widodo

    June 4, 2008 at 2:00 pm

  5. Jika mau aman ikuti aja pertumbuhan beban yang dari APBN itu (Pertumbuhan hanya 1,9 %), semua permintaan sambungan baru distop, yang ada hanya natural grouth tadi, agar tidak ada pemadaman. Konsekwensinya, siap-siap mananggung resikonya. Orang di APBN cuman segitu, mosok dimauin penyambungan 6, ,, % nya, ya harus digilir pemadamannya.
    ____________________
    dari Bisik-bisik: Iya pak, kasihan yang belum mendapat sambungan listrik, dan program 75/100 gagal total, begitu jadinya, iya kan pak?!

    Juara P

    June 6, 2008 at 5:23 pm

  6. aneh dan normal, kalau menurut kamus perlistrikan dibaca byar…pet….
    Pak Singal punya kamus lain…?
    _________________
    dari Bisik-bisik: semua sandiwara, seperti aktor dan aktris ketika di panggung iya kan pak?!

    h a b i b

    June 6, 2008 at 11:11 pm

  7. nyusul, Pak. kok pake moderasi ya….. he…he… kayak listrik saja, pake antri dapat giliran. byar pet lagi….
    ___________________
    Dari Bisik-bisik: iya pak, soalnya banyak juga pedagang yang datang.. dan tau sendiri lah pak, dagangannya apa…kita harus sabar, iya kan pak?!

    h a b i b

    June 6, 2008 at 11:14 pm

  8. Sepertinya PLN ini ibarat suatu perusahaan yang menjual barang produknya ke langganan berdasarkan kontrak jual / beli. Maka perusahaan itu harus tetap memelihara persediaan barangnya ( cadangan ) agar bisa memenuhi kontraknya, dengan cara antisipasi seandainya ada kegagalan produksi karena : pasokan bahan baku terlambat, mesin produksi rusak dlsb. Jadi perusahaan itu tidak akan menambah langganan ( membuat kontrak baru ) apabila ketersediaan cadangan barangnya tidak memenuhi. Nampaknya hal tersebut tidak dapat lagi dipenuhi PLN. Faktanya apabila ada unit pembangkit yang menjalani pemeliharaan ( harus off ) atau rusak maka sistem Jawa sudah mengalami pemadaman bergilir. Kenapa bisa terjadi ? Karena yang mengatur ketersediaan pasokan daya (pengadaan BBM, pengadaan batu bara , pengaturan jadwal pemeliharaan pembanngkit) dan yang menjual daya listrik (penyelenggaraan tambah daya, pasangan baru) masing – masing mempunyai visi, misi dan target yang berbeda. Lihat aja komentar dari para direksi pasti berbeda; masing – masing akan “ pasang kuda – kuda “ untuk membela diri dengan menyalahkan pihak lain , misalnya Pertamina terlambat memasok BBM, musim yang tidak mendukung transportasi batubara, beban puncak tiba – tiba naik, laju pertumbuhan beban diatas perkiraan bahkan belakangan ini ada wacana kosumen boros memakai listrik ( kenapa nggak dari dulu konsumennya boros ya ?) Maaf kayaknya terlalu panjang ya . Salam persaudaraan.
    ______________________
    dari Bisik-bisik: mereka lupa pada pepatah orangtua kita “Bersatu kita teguh bercerai kita rubuh”, iya kan pak?!. Boros itu hanya berlaku untuk orang kaya dan yang berduit, karena orang miskin tidak punya apa-apa untuk diboroskan, maka penduduk negeri ini semuanya orang kaya kalau disebut boros, begitu kali maksudnya! iya kan?!

    Olanto

    June 11, 2008 at 4:44 pm

  9. Yang di galakkan justru penghematan listrik, menurut saya “Penghematan saat ini bukan solusi utama” selama supllay and demand tidak seimbang. Dan “mereka” udah mengakui kok kalo terlambat mengantisipasinya…….intinya yo sabar………….
    __________________
    dari Bisik-bisik: Dan perencanaan penyediaan bahan bakar dan pembanglit listrik, iya kan pak?!

    Narwanto

    June 26, 2008 at 1:55 pm

  10. kita semua perlu menjaga agar penggunaan listrik dapat sehemat mungkin.
    _________________________
    dari Bisik-bisik: iya Ito, tetapi jangan sampai sampai gelap, iya kan?!

    maulisimarmata

    August 25, 2008 at 12:48 pm

  11. *nungguin listrik hidup kembali di bali
    __________________________________
    dari Bisik-bisik: iya Pak Denie S.!, Menurutku Bali membutuhkan pembangkit. Kebutuhan konsumsi energi Bali tumbuh cepat!, semoga ada tempat sarana pembangkit di sana, hehehe…saya sudah meninggalkan listrik Jawa-Bali…

    Denie S.

    May 31, 2009 at 7:56 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: