Singal’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Canda, Janji dan Teriakan, Tragis!!!

with 15 comments

“Harimau, harimau” teriakan gembala kerbau itu bergema di lereng gunung, dekat dengan kebun dan ladang desa. Lalu semua orang yang mendengar, datang berlarian membawa pacul dan parang atau apa saja yang ada, untuk membantu gembala itu. “Mana harimaunya?!” tanya semua orang, melihat si gembala duduk di punggung kerbaunya sambil tertawa tawa, “sudah lari” sahutnya enteng. Lalu mereka pulang dengan kecewa.

Tidak lama kemudian diulanginya lagi, “harimau, harimau” teriaknya. Lagi-lagi, semua orang yang mendengar datang. “Mana harimaunya?!” seru mereka, “tidak ada!” sahutnya enteng sambil terkekeh-kekeh.

Beberapa saat kemudian, si gembala berteriak lagi “harimau, harimau, hariiimaaauuu” dengan teriakan yang lebih keras dan bunyi suara yang bergetar dan ketakutan, tetapi tidak ada orang yang datang, meski mereka dengar jeritan itu, dan si gembala diterkam dan hilang tidak tentu rimbanya. Tragis!!!. ( Ingatan, dari buku bacaanku ketika SD).

“Pilih aku!!”, “kalau saya terpilih jadi tumenggung, kalian akan kuberi pakayan yang bagus, kuberi pekerjaan di sawahku, kuberi upah yang besar, biaya sekolah nol” bunyi teriakan kampanye di alun-alun. Orang pun berduyun-duyun datang mendengarkannya, menelan air liur masa lima tahun ke depan. “Hebat, calon tumenggung itu, akan kupilih dia” mereka ngobrol ketika pulang bersama-sama dengan muka berseri-seri. Tak lama kemudian setelah terpilih, “Mana pekerjaanku, mana biaya sekolah nol, mana upahku atas pekerjaanku?!”, teriak masyarakat. “Kita lagi krisis, mohon maklum” sahut Tumenggung dengan enteng. Tragis!!!

Canda dan janji memang berbeda bahkan bertolak belakang sama sekali. Dua-duanya sering diobral, baik oleh tukang canda baik oleh tukang janji, hasilnya membuat orang kecewa. Kecewa yang tidak terlukiskan dan tidak teruraikan dengan kata-kata.

Orangtua kita selalu bilang hati-hati kalau becanda, karena sering mengundang bahaya, dan jangan mengumbar janji, nanti tidak kamu tepati. Canda dan janji sering memberi hasil pahit.

_________________________

dari Bisik-bisik: Memang lidah tak bertulang, bunyi salah satu bait lagu lama, iya kan?!

Advertisements

Written by Singal

June 16, 2008 at 3:16 pm

15 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. banyak lidah yang tak bertulang…jadi telinga kita harus lebih pintar mendengar…
    iya, kan?
    🙂
    __________________
    dari Bisik-bisik: betul pak, mendengar, melihat, merasakan suara hati, komitmen dan kebenaran begitu maksudnya kan?!

    fairuzdarin

    June 16, 2008 at 4:53 pm

  2. kolerasi yang bagus sekali pak, saya sering baca kisah itu saat SMP kalo ga salah, sering menipu akhirnya termakan dengan tipuannya sendiri, kisah yang sungguh mempunyai hikmah yg luar biasa. Kolerasi dengan janji-janji para pejabat teras yg sudah duduk di kursi basah memang terasa sekali… seperti bocah yg diterkam srigala (harimau) itu mereka (pejabat) tidak terlihat lagi, janji tinggal janji… semuanya omong kosong belaka…
    ___________________
    dari Bisik-bisik: mereka suka becanda dan bejanji, dan masih melakukannya, semoga rakyat negeri ini, tidak tertipu lagi, iya kan pak?!

    hakimtea

    June 16, 2008 at 7:31 pm

  3. Bang, untung sekarang harga IPOD atau MP3 player sudah makin terjangkau harganya, sedemikian rupa sehingga kita tinggal mainkan sang MP3 player ketika mereka “bernyanyi”. kita punya pilihan lagu dengan nada yang lebih enak didengar tentunya he…he…he…
    _____________________
    dari Bisik-bisik: iya pak, kita bisa pilih suara yang lebih merdu dan menyejukkan hati, karena suara mereka fals, begitu maksudnya kan?!

    coretanpinggir

    June 17, 2008 at 12:50 am

  4. Janji janji pada saat kampanye pemilihan pejabat sebaiknya ada yang mencatat dan mempublikasikannya(mungkin ada LSM yang berminat) sehingga setelah terpilih dapat menjadi alat untuk menagih janji pejabat tersebut.
    ______________________
    dari Bisik-bisik: Maka, perlu pensil, kertas, komputer dan flash-disk, iya kan pak?! dan janji ditandatangani oleh ybs dan disimpan oleh administratur, begitu maksudnya, kan pak?!

    indra tjahja

    June 18, 2008 at 1:57 pm

  5. hoooo….. jadi..?
    ______________________
    dari Bisik-bisik: Becanda boleh, berjanji boleh, tetapi pikir dulu, karena pikir itu pelita hati..iya kan?

    unga

    June 18, 2008 at 10:06 pm

  6. Cerita bagus pak, begitu membacanya saya jadi ingat juru kampanye atau orang yang ikut pemilihan. Mereka terkadang mudah sekali mengumbar janji dan mudah juga mengingkarinya.
    ______________________
    dari Bisik-bisik: kita lebih suka mendengar rencana atau program yang realistis dan dapat dikerjakan dengan baik, meski sederhana tapi sangat berguna, iya kan?!

    triaslama

    June 19, 2008 at 4:50 am

  7. Horas amang,..

    Lamo tak besuo,..sekali-sekali aku lirik huta ini,…
    salam jumpa kembali amang,…

    jangan lupa kunjungi kami juga di huta kami
    ___________________________________
    dari Bisik-bisik: sudah kukunjungi, semoga makin maju. salam jumpa.

    hendry gaol
    ym h2_oi

    hendry

    June 19, 2008 at 9:17 am

  8. Dan Anda membawakan cerita canda itu dengan bijak
    Bapak, Saya Hormat pada Anda

    ILYAS ASIA
    _____________________
    dari Bisik-bisik: Saya juga sangat hormat sama bapak, artikel di blogmu sangat membangkitkan semangat, semoga negeri kita makin maju, iya kan pak?!

    ILYAS AFSOH

    June 19, 2008 at 11:00 am

  9. setuju dengan indra cahya dicatet ya tak ubahnya kasus artalita hpnya disadap jadi waktu mereka kampanye direkam dan disimpan dalam format mp3 begitu dia terpilih dan melaksanakan tugas dan disaat ia melenceng….rame rame publikasikan janjinya….

    berarti perlu hadir pada saat ia kampanye….
    _______________________
    dari Bisik-bisik: Hadir, mendengar dan merekam dengan peralatannya, kemudian disahkan oleh yang bersangkutan, begitu maksudnya kan pak!. Lalu kalau kemudian..kalau janjinya tidak ditepati,…..kita tunggu janji pemilu atau pilkada berikutnya, iya kan pak?!

    syahrizalpulungan

    June 19, 2008 at 12:24 pm

  10. Salam
    Biasa lah populis campaign=pembohong=pecundang, jadi mati rasa awak 🙂
    ______________________
    dari Bisik-bisik: Semoga kita mendapat pemimpin yang energik, kommit, dan merasakan apa saja yang diperlukan negeri ini, terutama pendidikan, iya sekolah, yang berbudi pekerti, untuk semua anak bangsa. iya kan?! Salam.

    nenyok

    June 26, 2008 at 3:18 am

  11. Iya heran kenapa banyak orang mudah sekali berjanji. Kadang2 janjinya pun gak masuk akal. Yang lebih heran lagi kok ada aja orang yang masih percaya.
    Kebanyakan janji dari calon pemimpin yang tak ditepati membuat kita semakin malas untuk percaya sehingga lama2 orang yang ikut pemilu pasti cuma segelintir aja.
    Ingat, janji adalah hutang, kalo di dunia masih bisa berkelit, tidak begitu dengan di akhirat. Yah bersenang2 dahulu bersusah2 kemudian, falsafah yang bagus 🙂 hehehe…
    __________________________
    dari Bisik-bisik: Iya mbak Retno Damayanthi, janji memang manis, mungkin berlaku peribahasa mati semut karena gula, dan karena nila setitik rusak susu sebelanga, iya kan mbak?!

    Retno Damayanthi

    June 27, 2008 at 11:04 am

  12. selamat malam pak Singal,sdh lama saya tdk berkunjung kerumah ini.

    salamku,
    langitjiwa
    _______________________
    dari Bisik-bisik: Salam Langitjiwa, berbagai kesibukan terjadi dalam mengarungi hari demi hari, dan waktu berjalan terus, iya kan? Sukses selalu Langitjiwa!

    langitjiwa

    June 29, 2008 at 9:41 pm

  13. Lho… bukankah setiap tanggal 17 setiap bulan kita berjanji ?… yang salah bukan janji, tapi kita yang pelupa ini masalahnya. Yang berjanji lupa, dan yang dijanjiin pun lupa menagihnya. hex3 …..
    ___________________
    dari Bisik-bisik: soalnya kalau ada yang menagih janji, bisa disebut sebagai debt collector, iya kan pak?!, maka lebih baik lupa begitu maksudnya kan?!

    Romeo

    July 7, 2008 at 10:29 am

  14. ” hidup adalah perbuatan …. ”

    looo, tanpa tanggung jawab ????
    __________________
    dari Bisik-bisik: Perbuatan adalah salah satu dari bentuk dari tanggung jawab, kecuali kita menyangkalnya iya kan?!, dan biarkan orang lain yang menilai, begitu kan, pak?!

    sihomb

    July 12, 2008 at 6:54 pm

  15. wah,,, dalem nih…
    btw,,, becanda yang kelewatan itu emang bisa bahaya lho…
    janji yang ga ditepatin juga… bisa buat bahaya..
    teriakan yang ga pada tempatnya juga bisa bahaya..

    So, ati2… jaga sikap…
    salam semangat…! ^_^
    _____________________
    dari Bisik-bisik: Iya pak, semoga kampanye pemilu 2009 sukses, dan tukang kampanye parpol-parpol tidak asal teriak dan membodohi rakyat negeri tercinta, begitu maksudnya kan pak?!

    dhedhi

    July 18, 2008 at 11:21 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: