Singal’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Mo kemane kiteee bapak?!

with 24 comments

Pertarungan, pertandingan, atau pemilihan, entah apapun namanya, tujuannya sama, yaitu mencari seorang atau tim (team) pemenang, yang layak dinobatkan menyandang gelar juara, atau kepala desa, atau gubernur atau presiden. Cara pertarungan atau pertandingan atau pemilihan itu bebeda, tetapi akibat yang ditimbulkan di negeri tercinta sering sama, yaitu, tawuran (salah satu turunan paham anarkisme?).

Bosan mendengar, membaca dan menonton tawuran diberbagai media massa, seolah negeri ini adalah negeri barbar atau negeri tidak berpendidikan atau negeri yang penuh uncivilized people. Yang mengherankan penyebab tawuran itu “sangat sederhana”, bisa karena tidak menerima keputusan pemerintah, bisa karena tidak memerima keputusan panitia pemilihan, bisa karena tuduhan main curang, atau bisa karena tuduhan wasit berat sebelah. Tiba-tiba saja, stadion rusak, rumah hangus, mobil terbakar, pagar rusak, ada orang cedera bahkan tewas, mo kemane kiteee bapak?!.

Tanaman atribut ketakutan sering disuburkan, banyak orang memakai baju loreng-loreng, satpam, hansip, mahasiswa, pemuda dan polisi seperti aktor dalam film-film cowboy, dan banyak lagi. Mereka memakai atribut kebanggaan yang menakutkan. mo kemane kiteee bapak?!

Biaya pendidikan mahal, mulai TK, SD sampai Universitas, tetapi banyak peminatnya, penduduk negeri ternyata banyak yang kaya. Lalu, dengan jumlah yang lebih banyak, anak rakyat miskin  putus sekolah, menganggur,  jadi pembantu, sopir atau buruh di negeri ini atau pergi ke negeri jiran jadi pahlawan devisa. mo kemane kiteee bapak?!

_____________________

dari Bisik-bisik: Mo kemane kiteee bapak?! mo kemane mereka, iya kan?! Negeri tercinta makin jauh ketinggalan dari negeri tetangga, begitu maksudnya kan?!, Saatnya pendidikan diprioritaskan dan gratis, iya kan?!

Advertisements

Written by Singal

July 20, 2008 at 4:32 pm

24 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. saya juga menyayangkan sikap mahasiswa. pada saat demo
    mereka lebih mendahulukan emosi daripada otak mereka.
    tawuran itu adalah mainan anak anak sekarang
    rasanya kalo tidak ada tawuran dalam satu bulan saja rasanya tangan mereka sudah gatal.
    ____________________
    dari Bisik-bisik: iya pak Satya, mereka perlu didekati dengan sabar, dan mencoba mengerti mereka dan berbicara dengan baik, hmm…anak muda…dan mereka masuk dalam kategori berpendidikan,iya kan? dan mereka bisa jadi “duta pemerintah” ke masyarakat, iya kan?

    satya sembiring

    July 20, 2008 at 9:48 pm

  2. mo kemane kiteee bapak?!

    ada tempat terapi khusus buat ngilangin egoisme ga Om?
    saya mungkin juga sudah terjangkit nih, jadi bisa saja menjadi salah satu pelaku dari ragam kejadian di atas, atau mungkin sudah tidak terlalu peduli lagi
    🙂 😦

    _________________________
    dr Bisik-bisik: hmmm, iya pak, saya juga mungkin sudah terjangkit, dan kadang tidak peduli…., berbahaya..kita (negeri ini) membiarkan soal kecil dan sederhana ini terjadi.

    Pakacil

    July 22, 2008 at 9:38 am

  3. Mo Kemane kite ya pak…. Ke gunung hutannya udah gundul, di pesisir sering banjir karena hutan bakau juga udah punah dan takut tsunami.
    ____________________
    dari Bisik-bisik: kita jadi kura-kura kali, iya pak?!, jarak satu kilometer ditempuh satu jam…begitu kan pak?!

    Ksemar

    July 22, 2008 at 10:56 am

  4. Iya, mau kemana sih?

    makin gak jelas aja tujuannya. Kampanye2, kandidatnya pada sibuk cari popularitas, sampe artis2 juga dilbatkan. Uang yang dikeluarkan? huhhhh banyak banget (nanti kalau sudah terpilih, baru cari cara untuk bayar hutang buat kampanye), trus korupsi deh. Capee deehh..
    Mahasiswa pada anarki, anak sma pada tawuran, mendingan semua ikut wajib militer aja. Jadi tenaga nya bisa disalurkan demi kepentingan negara, demi kemajuan negara juga. Ya kann? Ya iyalah… masa ya iya dong hehe.. 🙂
    ___________________________
    dari Bisik-bisik: iya mbak Retno, cape deehh, sulit mengikuti jalan pikiran para politikus itu, mereka saat ini sedang kursus penampilan pula!. Sementara sekolah di desa-desa sangat menderita, atap bocor, buku tidak ada, komputer tidak ada, cape deh, iya kan?. Air irigasi kering pula, susah deh pokoknya.
    Klalau ada penyaluran yang terarah, tawuran tidak ada lagi, begitu maksudnya kan?!

    Retno Damayanthi

    July 22, 2008 at 5:41 pm

  5. prihatin prihatin lihat kondisi bangsa kita seperti skarang.. kayaknya hanya para blogger yang peduli… Kalo pemerintah mah adem ayem aja 🙂
    ______________________
    dari Bisik-bisik: iya pak, semoga penguasa negeri kita memberi pendidikan yang baik, bagi anak bangsa iya kan pak?

    Arsyad Salam

    July 22, 2008 at 6:44 pm

  6. hahahaa.. mau kemane kitee bapak…?
    kita akan menuju perbaikan anakku…
    bersama2,,, kita akan perjuangkan perbaikan…! ^_^
    _______________________________
    dari Bisik-bisik: iya pak setujuuu, mari kita bersatu, memberi apa yang bisa kita sumbangkan, meski sedikit, mariii..kita bantu pak, semoga berhasil dan saya yakin akan berhasil. iya kan pak?!

    dhedhi

    July 22, 2008 at 11:58 pm

  7. mungkin indonesia butuh “turun mesin” atau minta “di instal ulang”
    perllu menghilangkan satu generasi yang buruk kalo gak penyakit akan terus menurun.
    _______________________________
    dari Bisik-bisik: iya pak, dengan pendidikan yang baik bagi anak bangsa, iya kan?!

    rizkabrian

    July 23, 2008 at 10:58 am

  8. prioritas kita yang salah. pendidikan seharusnya menjadi nomor satu dan sudah selayaknya semua orang punya akses yang sama. wajib belajar yang didengung-dengungkan dari 15 tahun yang lalu sepertinya sudah dilupakan
    ______________________________
    dari Bisik-bisik: Iya pak Saut, penguasa negeri khususnya di Dept.Pendidikan sering membuat kita bingung. iya kan pak!, berikutnya, Dept Pertanian dan Kehutanan membuat kita heran iya kan pak?… semua elemen birokrasi membuat kita kegerahan, iya kan?, tetapi ada titik terang, selalu ada saya percaya itu, semoga pendidikan di nomor satukan, irigasi juga, agar sawah ladang bisa ditanam sepanjang tahun, hutan juga harus dilestarikan, dan kita bisa mendengar burung bersiul disetiap pohon yang tumbuh merdeka, dan sungai mengalir degan riakannya, begitu kan pak, maksudnya?! Negeri ini pasti bisa!!!, melakukannya.

    Saut

    July 23, 2008 at 6:33 pm

  9. pendidikan gratis sepertinya susah diwujudkan,,,apalagi di jaman krisis globalisasi kaya sekarang ini,,,,

    tapi ga menutup kemungkinan juga bisa terjadi hal demikian,,kita doakan saja,,,,^^v
    ______________________
    dari Bisik-bisik: iya pak, mari kita doakan, semoga pemerintah negeri tercinta, dapat melaksanakan dan memberikan pendidikan gratis, sampai kelas 12, iya kan pak!, dan anak bangsa menjadi rakyat dan pemimpin yang baik dan handal, begitu maksudnya kan pak?!

    adhecs

    July 24, 2008 at 2:48 pm

  10. Setuju pendidikan merupakan prioritas utama dan gratis 100%.
    ________________________
    dari Bisik-bisik: Semoga penguasa negeri mendengar dan melaksanakannya, iya kan Mbak Julia?!

    juliach

    July 24, 2008 at 7:39 pm

  11. Mau kemane kite,bapak!
    bapaknya aja bingung tuh,pak Singal.
    hahahahahaha….
    ______________________________
    dari Bisik-bisik: saya bingunglah, Langitjiwa!, soalnya aku tidak bisa berbuat apa, karena semua sudah tumbuh seperti hutan rimba, meski sederhana..terpaksa menyesuaikan diri, gila..ga?!, ngomong-ngomong, aku jadi teringat novel “Gunung Jiwa” (dapat hadah Nobel sastra) dan karya (blog) Langitjiwa, saya suka, selamat berkarya terus!

    langitjiwa

    July 24, 2008 at 8:04 pm

  12. trima kasih atas kunjungannya, semoga NKRI tercinta segera bangkit menuju kebenaran yang hakiki
    __________________________
    dari Bisiki-bisik: Iya pak, baiklah kita saling mengunjungi, ngbrol dan semoga negeri kita makin damai, aman, dan makmur, iya kan pak?!

    iskandar zulkarnaen

    July 25, 2008 at 10:25 am

  13. Aku pernah mendengar keterangan temanku bahwa di tipi ada berita yg mengatakan buku2 pelajaran akan diganti dgn semacam Ebooks, dan semua akan digratiskan…hanya tinggal men-donlod di internet.
    Itupun kalo sekolahnya punya fasilitas internet 😀

    Benar gak seh berita ini..??
    ________________________
    dari Bisik-bisik: iya, dan semoga penguasa negeri memberi fasilitas internet di setiap sekolah di negeri tercinta, iya kan?, semoga sekolah bisa mencetaknya dan diberikan cuma-cuma kepada murid-muridnya, iya kan pak?!

    Manik

    July 25, 2008 at 12:57 pm

  14. saya ajak bapak untuk melihat lihat dulu ya…
    mana kendaraan yang baik, kalau ada kendaraan yang baik kita sama sama kesana oke….
    ________________________
    dari Bisik-bisik: oke pak, setuju sekali, kita lihat-lihat dan setelah itu kita tau, mo kemanee iya kan pak?! semoga pertandingan berjalan sportif begitu maksudnya kan pak?!

    syahrizalpulungan

    July 25, 2008 at 3:16 pm

  15. quo vadis negeri ini, pak? sungguh kalau kita menyaksikan fenomena sosial yang terjadi di negeri ini, ndak bakalan orang mengira kalau negeri kita ini miskin. lha wong mereka yang biasa memegang jabatan aja paling suka tuh kluyuran dan belanja sapu tangan dan kaos kaki aja sampai ke singapura. sungguh kontras dg nasib ana2 jalanan yang mesri mengais rejeki di tong2 sampah.
    _____________________
    dari Bisik-bisik: Iya pak, sungguh tidak masuk diakal, anak-anak yang seharusnya sekolah, bahkan anak balita yang seharusnya masih bermain-main dirumah atau (di halamannya), sudah pandai tepuk-tepuk tangan di perempatan dan di lampu merah, sambil sekali sekali menengadahkan tangannya. dan mereka salah satu atau (salah banyak?) menjadi generasi penerus bangsa. mo kemanee kite bapak?! iya kan?!

    Sawali Tuhusetya

    July 25, 2008 at 5:13 pm

  16. Saking banyaknya arah dengan tujuan gak jelas, jadi bingung mau kemana, dan naik apa..:D
    -Setuju peningkatan kemampuan untuk meraih pendidikan merata dan stinggi2nya dgn membebaskan biaya pendidikan dan kawan2nya (buku dan administrasi lainnya=bebas100%)
    -Mengaktifkan kembali KB seperti yg dicanangkan pd masa ORBA untuk menekan laju pertumbuhan penduduk yg tak terkendali
    -Swasembada pangan dengan menhidupkan kembali pertanian, peternakan sesuai yang dilakukan pd zaman OPRBA sehingga tidak akan ada yg kelaparan, dan anak2 indonesia akan cerdas, cukup gizi krna dapat meminum susu sapai dari hasil ternak sendiri (seperti yg diamanahkan oleh mantan Penguasa ORBA pd detik2 terakhir kepergiannya) 😀
    ___________________
    dari Bisik-bisik: Iya mbak, penguasa negeri kalau mau melakukannya hanya dengan secarik kertas surat perintah, iya kan? semoga mereka (para penguasa) bersatu padu dan serempak dalam langkahnya melaksanakan seperti usulan mbak Rita. Pada masa depan, kita ingin melihat negeri ini (dari sorga, karena kita sudah kembali) diisi oleh generasi penerus yang pintar dan cerdas begitu maksudnya kan?!

    Rita

    July 25, 2008 at 7:53 pm

  17. sebenarnya sih pada tiap kendaraan (umum) sudah ada jurusannya kok. jelas. dipasang diatas badan. tiap orang bisa milih mo kemane kiteee bapak….
    cuman nampaknya NKRI (Numpang (di) Kendaraan Rusak Ini) lupa pa emang sengaja nggak kasih papan jurusan. terserah kepada sopir ama penumpang, mo kemane kiteee bapak….
    yang gawat kalo penumpangnya orang teler, sopirnya rampok menyamar, wah…..
    _____________________________
    dari Bisik-bisik: Negeri, yang perlu diperjuangkan agar jelas tujuannya, iya kan pak?!, dan disosialisasikan dengan konsisten terutama terhadap disiplin ilmu dan kebaikan bersama, misalnya salah satu contoh kecil, berlalu lintas, iya kan pak?!

    h a b i b

    July 28, 2008 at 9:50 am

  18. Lho… kan kata orang bijak teladan itu turun dari atas kebawah, bukan dari bawah naik ke atas, mereka lihat di negara kita baik di parpol ya begitu agar mendapatkan porsi. Dan memang bangsa ini paling pintar meniru, sayangnya yang ditiru yang kurang baik, he..he, bangsa tempe kata Soekarno…..
    ______________________
    dari Bisik-bisik: Iya pak, semoga mereka (parpol, dan penguasa), memberi teladan yang baik, iya kan pak?!

    Romeo

    July 29, 2008 at 9:38 am

  19. oke Pak terima kasih atas kunjungannya ke blog saya yang baru aja bikin…hehe

    komentar soal artikel ini…yah mungkin juga kekerasan mahasiswa terjadi karena ada yang membikin, taun depan kan udah pemilu…jadi tuh karena faktor2 kepentingan golongan tertentu aja…mungkin.

    dan soal pendidikan gratis, aku setuju banget…emang jaman sekarang pendidikan seperti previlege orang yang punya uang aja…

    mmm, aku kurang setuju kalo anarkis di identikkan dengan kekerasan, huru-hara, atau hal negatif lainnya, karena anarki kalo menurut saya adalah merebut kembali kontrol pribadi atas hidup ini, dan memang anarki melawan segala bentuk institusi tapi hanya menghancurkan ististusi bukan mengancurkan kehidupan, untuk lebih jelasnya saya rekomendasikan bapak kunjungi situs berikut :
    oke terima kasih yah…
    ______________________
    dari Bisik-bisik: iya “hitam merah!”, media massa kita mempopulerkan dan menyatakan itu, iya kan?!

    hitammerah

    July 30, 2008 at 3:25 am

  20. salam
    Ah bapak kitee tenang-tenang saja sepertinya atau malah kebingungan, terlalu banyak bebankah? kasihan juga si bapak..mungkin dia tak mampu berkata mengingat anak2nya yang terlalu bengal hmm entahlah soalan pendidikkan gratis ah mestinya mutlak..
    ____________________
    dari Bisik-bisik: mungkin, iya, dengan pendidikian yang baik bagi anak negeri tanpa kecuali, beban yang terlalu banyak, bisa hilang dengan sendirinya, dan praktis kebengalannya pun padam, iya kan?

    nenyok

    July 31, 2008 at 6:55 pm

  21. memang bangsa ini adalah bangsa yang pemarah….
    ____________________
    dari Bisik-bisik:sudah terlatih, perang kemerdekaan ke orde lama, orde lama ke orde baru, orde baru ke reformasi, reformasi saat ini?!!!, iya kan?!

    gusthy

    August 12, 2008 at 3:15 am

  22. mau kemana kite pak?!
    g usah kemana mana mari kita kembali saja ke kepribadian kita sebagai bangsa.
    noh… pancasila sama uud45….
    ____________________________
    dari Bisik-bisik: iya, semoga disadari oleh semua elemen bangsa, iya kan?

    aries

    August 14, 2008 at 1:38 pm

  23. Senang bisa ikut komentar (baru tau caranya), senang juga banyak yang peduli nasib bangsa. Menurut saya pemimpin itu seperti sopir dan kita rakyatnya seperti penumpangnya. Kita kalo pilih sopir yang baik mestinya punya kriteria : bisa nyopir, tau tujuan kita kemana dan mau mengantarkannya, terus si sopir bisa menghadapi rintangan di jalan saat menuju tujuan kita tersebut, tanjakan, tikungan, kemacetan, dan lain-lain. Artinya pemimpin itu harus punya kemampuan membawa kita rakyatnya mencapai tujuan bangsa, yang kedua tau betul apa tujuan bangsa ini dan mau mengikuti kehendak rakyat bukan kehendaknya sendiri. Yang ketiga mampu menghadapi apapun permasalahan bangsa ini agar perjalanan bangsa ini menuju tujuan berjalan dengan lancar. Semoga kita menemukan pemimpin yang ideal, demi kebaikan kita bersama, amin.
    ____________________
    dari Bisik-bisik: Betul, semoga pemimpin negeri, selalu mengarah ketujuan meski harus melewati semua rintangan, begitu maksudnya kan?!

    juwingan

    August 22, 2008 at 3:27 pm

  24. Aduuhhh.. Setuju banget saya, Pak!

    Setelah melihat negeri asing yang sudah berkembang, saya jadi benar2 sadar bahwa yang membuat mereka begitu established-nya adalah mind set. Setiap orang sudah punya mind set yang benar dan peduli terhadap bangsa.

    Cara satu2nya agar manusia punya mind set yang benar adalah memang melalui pendidikan.

    Jadi YES untuk menjadikan pendidikan prioritas paling utama. Dan YES untuk pendidikan gratis!
    ___________________
    dari Bisik-bisik: Pendidikan gratis yang bermutu dan berbudi pekerti, dan siap pakai, iya kan mbak Estrelladion!. Semoga, pemerintah negeri ini juga jangan lupa pada lingkungan, iya kan?!

    estrelladion

    August 24, 2008 at 2:32 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: