Singal’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Dunia Terbalik

with 30 comments

Mengapa dunia terbalik?. Karena saya sudah tua dan selalu ngomong “dulu”, matapun sudah rabun, akibatnya sering tabrakan dengan anak-anak yang mempunyai mata terang memandang ke depan dengan penuh harap.

“Pak!, itu dulu sekarang beda!!” protes anak-anak setiap saya katakan “dulu…”

“dulu, bapak makan ubi saja sudah sangat senang, sekarang kalian?!….”

“dulu, bapak kesawah dan kekebun mengikuti nenek, kakekmu.., kalian?!…”

“dulu, bapak mandi di sungai dengan teman-teman…kalian?!…”

“dulu, bapak senang memandang gunung, lembah, sungai dan hutan lebat… kalian?!…”

“dulu, bapak ke sekolah jalan kaki, buku diselipkan antara celana dan punggung,… kalian?!…”

“dulu, bapak dan teman-teman sangat takut dan hormat kepada guru,… kalian?…”

“dulu, bapak sering belajar setelah pulang dari sawah dan kebun,… kalian?…”

“dulu, bapak belajar menggunakan buku gratis di SD,…. kalian?!…”

“dulu, bapak belajar menggunakan buku SMP, yang lalu-lalu,… kalian?!…”

“dulu, bapak menggunakan buku SMA, juga yang lalu-lalu,… kalian?!…”

“dulu, bapak bersemangat kalau disuruh kakek nenekmu mengerjakan sesuatu di rumah,… kalian?!…”

“dulu, bapak merasa aman kalau ada polisi,…. kalian?!…”

“dulu, bapak kuno,…. kalian?!…”

“dulu, bapak….”

“dulu,…”

____________________________

dari Bisik-bisik: “kalian…negeriku…??!!”

Advertisements

Written by Singal

August 31, 2008 at 8:15 pm

30 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. slmt mlm dan slmt menunaikan ibadah puasa ramadhan,pak.
    salamku
    ____________________
    dari Bisik-bisik: selamat mlm, Langitjiwa!, selamat menunaikan ibadah puasa, pak!. Semoga selalu bersama kerendahan hati dan kesabaran dalam menunaikannya! ya pak!. Saya mendoakan semua saudaraku yang menunaikan ibadah puasa ramadhan, semoga dapat dilalui dengan penuh kesucian dan ketenangan.

    langitjiwa

    August 31, 2008 at 9:14 pm

  2. Dulu… kesederhanaan hidup mengajarkan kita menjadi pribadi yang lebih tangguh, lebih sopan, lebih respect dan pribadi yang suka bekerja keras.

    Sekarang… Segalanya lebih maju, lebih modern, lebih dinamis, lebih mudah, lebih mendunia/era globalisasi, bisa berefek negative dan positive.

    Jaman memang tidak bisa kembali dan tidak bisa dibiarkan seperti jaman dulu harus mengikuti kemajuan dan modernisasi, dalam hal yang positive tentunya. Tetapi alangkan bijaksana kita jika bisa melestarikan sifat sifat luruh dari tempoe dulu dan tetap bisa eksis di jaman yang modern ini.

    Demikian pendapatku Ito, Terimakasih
    __________________________
    dari Bisik-bisik: Benar Ito, setuju…semoga sifat luhur tetap eksis, iya kan?! pribadi yang sederhana, sopan, tangguh dan respect….

    yulism

    September 1, 2008 at 3:17 am

  3. waa.. ngutip dikit perkataan orang tua saya:
    “dulu bapak jalan kaki ke sekolah, 5KM! sekarang kalian..”

    ya, memang perkembangan jaman harus diikuti juga Pak.
    nggak mungkin juga saya (yang waktu itu jarak rumah-sekolah) disuruh jalan keliling kompleks 3 kali biar pas jadi 5KM juga :p
    _____________________________
    dari Bisik-bisik: iya Nich!, jaman memang harus diikuti, hehehe…iya kan?

    Nich

    September 1, 2008 at 6:31 am

  4. Bilang saja sama mereka, pak. “Kalau yg dulu nggak ada, yg sekarang juga nggak ada. Kamu itu tercipta di masa lalu bapak, nak”
    _____________________________
    dari Bisik-bisik: iya pak!, hehehe…

    Ekonikoe A. Namikoela

    September 1, 2008 at 6:44 am

  5. Betul, bang .. dulu sudah lewat kan,
    yang dirumah malah bilang… “zaman kuda gigit besi ? Hari gini….. ?”
    Susahnya mentransformasikan pengajaran nilai-nilai baik yang dulu kita terima dengan konsep sekarang atau nanti. Yakin sekali nilai-nilai baik itu tidak akan pernah berubah.
    Atau betul.. juga kali kita sudah ketinggalan jaman bang…

    Ah,… pinjam istilah abang “Apa kata dunia”
    ___________________________
    dari Bisik-bisik: benar, kita perlu mentransformasikan dulu dan sekarang, sehingga nilai-nilai baik itu tidak berubah, iya kan?!

    Parhumbang

    September 1, 2008 at 9:36 am

  6. Dulu dan sekarang sebenarnya sama saja, yang membedakan adalah titik di mana kita memandang dan menafsirkan zaman… yang jelas hitam putih selalu ada di sepanjang kehidupan manusia. Hitam putih adalah pilihan… contoh sederhana: internet yang sedang kita akses ini, terserah kita memilih mengambil ‘madu’ atau ‘racun’ (sejak kapan ada internet?). Hanya satu hal yang tidak bisa disangkal bahwa kualitas manusia akan semakin menurun seiring bergulirnya dan bergantinya peradaban.
    _________________________
    dari Bisik-bisik: iya pak Jaudy, kualitas manusia makin menurun, kan!

    jaudy

    September 1, 2008 at 12:37 pm

  7. doeloe anak sangat takut sama orangtua,
    sekarang bnyak orangtua takut sama anak….kacau deh
    _________________________
    dari Bisik-bisik: iya pak, kacau soalnya sudah terbalik, iya kan pak?!

    mikekono

    September 1, 2008 at 2:43 pm

  8. sekarang emang jaman percepatan..
    Makanya semua sekarang banyak yang instan, karena dunia ini sepertinya melaju semakin cepat. (nyambung gak yah?)
    ________________________
    dari Bisik-bisik: Nyambung Ito Glorialimbong!, makin cepat? di Jakarta ini kan, menempuh 10 km diperlukan waktu 2 jam..hehehe, iya kan?! itupun sudah pakai mobil cepat, kan terbalik ya ito! kecuali supermi dan indomi, dan membuat kita sakit kalau keseringan memakannya hahaha.(ini kataku lo!)

    glorialimbong

    September 1, 2008 at 3:49 pm

  9. dulu anak2 dilarang menurut saja Pak, sekarang anak2 dilarang dan dikerasin malah jadi liar di luar rumah, seringnya nyoba seks bebas dan narkoba
    lain dulu lain sekarang 🙂
    ______________________
    dari Bisik-bisik: iya Yellashakti!, maunya kita, lain dulu lain sekarang, kearah yang makin positif dan maju, iya kan?!

    yellashakti

    September 1, 2008 at 10:58 pm

  10. Dunia memang sudah terbalik. tapi,om! dijaman apapun kita hidup,kita tetap harus bersyukur karna kehidupan adalah anugrah terbesar yg diberikan tuhan kepada hambanya. yg jadi masalah,banyak orang yg gak mensyukuri hidup.
    ______________________
    dari Bisik-bisik: Benar Fendhy!, bersyukur selalu, dalam keadaan apapun, iya kan?!

    fendhy

    September 2, 2008 at 1:29 am

  11. Kalo dulu sih pak bukan kebalik tapi ketinggalan 🙂
    Selamat berpuasa pak
    _____________________
    dari Bisik-bisik: ketinggalan ya pak Petak!, tetapi ada yang masih di depan, misalnya “budipekerti”, iya kan?, Selamat berpuasa pak, kudoakan!

    petak

    September 2, 2008 at 11:09 am

  12. sekarang ada wordpress bisa tukar-tukar info, dulu mesti kirim surat..
    sekarang ada internet bisa tau dunia, dulu mesti orang gak kepikiran..

    kalau teorinya dibalik gimana juga yah…
    ___________________
    dari Bisik-bisik: iya pak Erwinsapta!, semua real atau nyata, tidak ada yang virtual atau maya, iya kan?!

    erwinsapta

    September 2, 2008 at 5:05 pm

  13. orang tua kadang terjebak utk membandingkan khdpan sekarang dg masa lalu. padahal jelas itu berbeda…. (pro murid ah)
    _________________________
    dari Bisik-bisik: iya Kucingkeren!, makanya tabrakan karena sering lihat kaca spion, iya kan?!

    kucingkeren

    September 2, 2008 at 6:18 pm

  14. salam
    Dulu jaman rasulululloh saja dunia diibaratkan nenek-nenek yang sudah pikun..dan sekarang?? duh saya tak tahu bagaimana mendefinisikannya, lain rumput lain ilalang lain dulu lain sekarang *nyambung ga*

    Btw met ramadhan ya Sir 🙂
    _____________________________
    dari Bisik-bisik: nyambung Nenyok!, salam!, kudoakan, selamat menunaikan ibadah puasa Nenyok!.

    Nenyok

    September 2, 2008 at 10:28 pm

  15. ahh, saya juga kadang masih ingat perkataan bapak saya tentang jaman dulu, yang pasti perubahan tidak harus diiringi kebobrokan moral, stuju juga tuw sama nenyok, kalo jaman rasul saja dunia dah dianggap nenek2, kalo sekarang dianggapa apa? mbah nya nenek2?
    _______________________
    dari Bisik-bisik: Benar pak Isnuyasha!, semoga moral jaman sekarang dan masa depan makin baik, iya kan?!

    Isnuyasha

    September 3, 2008 at 4:12 pm

  16. fasilitas memang sering bikin mletho, selama tak diimbangi pemahaman hakikat hidup yang sebenarnya. sebaliknya kebersahajaan malah bikin otot kawat balung wesi dan kesadaran diri. (meski tak semuanya)
    ___________________________
    dari Bisik-bisik: dan fasilitas itu tidak pernah cukup, iya kan pak?!

    h a b i b

    September 4, 2008 at 8:33 am

  17. Untk zaman sekarang harus kembali ke dulu mata pelajaran PMP biar nggak sakklikon
    _________________________
    dari Bisik-bisik: tidak perlu kembali kesana pak Bien!, iya kan,…kita tuju ke depan yang lebih baik dengan contoh yang masih terpakai, iya kan?!

    Bien

    September 4, 2008 at 3:02 pm

  18. dulu, orang tua merasa serba tahu dan mendikte kaum muda
    sekarang, pak singal harus minta diajarin cucu dulu, baru bisa ngeblog hehehe….
    ____________________________
    dari Bisik-bisik: iya Robert!, hehehe..kita orangtua sdh gaptek…, tetapi mereka sering juga tanya jaman dulu….hehehe…!, iya kan?!

    Robert Manurung

    September 4, 2008 at 4:56 pm

  19. Aku rasa seh, Dunia itu bisa terbalik adalah pilihan..
    melihat realita dunia yang terbalik seperti itu timbul pertanyaan… mengapa justru orang-orang yang jahat hidupnya sepertinya lebih sukses, lebih makmur dan lebih dipandang orang dibandingkan dengan orang-orang yang hidupnya sederhana, santun, dan saleh..??

    Gimana itu bang? 😀

    btw, di blog ini koq gak ada Blogrollnya bang? ehehehee.. apakah Blog ini termasuk terbalik jg? 😛
    __________________________
    dari Bisik-bisik:iya pak Manik, sejak dulu begitu, namanya saja orang jahat, iya kan?, hehehe..saya gaptek, ketika membuat blog ini, saya dipandu.., bagaimana caranya ya pak!, saya sangat ingin membuat blogroll.

    Manik

    September 4, 2008 at 10:29 pm

  20. Yesterday is History
    Tomorrow is Mystery
    Today is a gift, that’s why it’s called “Present”

    intinya, semua hal berjalan dan berkembang mengikuti perkembangan jaman. Nikmati saja yang ada hari ini karena hari ini adalah anugerah.
    salam
    ____________________________
    dari Bisik-bisik: terimakasih mbak Retno!, bersyukur selalu, iya kan?!

    Retno Damayanthi

    September 5, 2008 at 12:33 pm

  21. salam kenal ya pak
    neng baru sempat kemari
    dulu, mama juga sering bilang gitu:)
    tapi memang dulu dan sekarang kan beda ya pak
    intinya, mari bersyukur atas dulu dan sekarang:)
    _________________________
    dari Bisik-bisik: Salam kenal juga Mataharicinta!, iya beda tetapi ada yang harus kita lanjutkan, iya kan?!

    mataharicinta

    September 5, 2008 at 4:19 pm

  22. itu dulu… termasuk berdemokrasi…. kita ajarkan sejak dini yuk… biar faham masa depan !!!!
    _______________________
    dari Bisik-bisik: iya Bapakethufail!, dari demokrasi terpimpin ke demokrasi pancasila dan sekarang demokrasi reformasi, masa depan?!! iya demokrasi masa depan, begitu maksudnya kan?!

    bapakethufail

    September 5, 2008 at 11:35 pm

  23. dulu, halal sekarang sangat dihindari, …. kalian?!…”
    dulu, tepo selero dengan sesama, …. kalian?!…”

    salam,
    _______________________
    dari Bisik-bisik: iya benar dan setuju, Yudios!, saat ini..eehh duluuu..eehh saat ini…kalian?, iya kan!, mari kita perbaiki, begitu maksudnya kan?!

    yudios

    September 6, 2008 at 2:09 am

  24. xixixi…. emang seharusnya kita ga terjebak oleh nostalgia masa lalu..
    caranya….?
    jaman berubah, maka pengetahuan n’ kebijaksanaan harus bertambah ^_^

    nice posting 🙂
    Salam semangat…! ^_^
    _______________________
    dari Bisk-bisik: iya benar Dhedhi!, kita harus makin bijak!. Jaman memang lain, masa (waktu), kondisi (situasi), tetapi ada yang tetap, seprti matahari terbit dari timur dan tenggelam di barat, iya kan?! begitu juga….hehehe…seharusnya…begitu kan pak?!

    dhedhi

    September 6, 2008 at 6:32 am

  25. Boleh saya bisik-bisik?
    Kalau boleh: Blog ini keren abis!
    __________________________________
    dari Bisik-bisik: semoga, terimakasih pak Suhadinet!, semoga…saya merasa tersanjung dan malu. sekali lagi terimakasih pak!

    suhadinet

    September 9, 2008 at 12:30 pm

  26. Hmm..kehabisan kata nih…
    Idem aja sama Suhadinet 🙂
    Salam kenal Bapak Singal.
    ___________________________
    dari Bisik-bisik: Salam kenal juga mbak Ratna!, hmmm…seribu tahun yang lalu sekejap, satu jam kedepan sangat lama, iya kan?!

    Ratna

    September 25, 2008 at 1:38 am

  27. ngutip omongan Bapak:
    “Najolo iba marmahan horbo do mulak sikkola. Manarui takkal tu balian jam 4 pagi. Mangombak dohot ari Minggu dohot ari libur, hape hamu…?” (“Dulu, saya setelah pulang sekolah, harus mengembalakan kerbau. Mengantar pupuk kandang, atau pupuk organik berupa daun-daun yg sdh dibakar, ke kebun pkl. 4.00 subuh. Mencangkul di sawah atau di kebun, tanpa kenal hari, termasuk hari Minggu dan libur, lalu Bapak…?!”, terjemahan red.)
    ______________________
    dari Bisik-bisik: hmm..bang Alisyah!, hehehe…maka saya yakin, bang Alisyah sangat tangguh, karena sudah terlatih, dan pasti wawasan luas, iya kan?! maju terus, never give up. Saya?!! hmmm…hehehe..

    alisyah

    September 30, 2008 at 12:07 pm

  28. Dulu vs sekarang ? Sebenarnya siapakah yang menciptakan jaman? Anak2 balitakah? Anak-anak ABG itu yang sok mengikuti perkembangan jaman ?

    Jika mereka adalah korban jaman ? Siapakah pencipta jaman? Hi Hi Hi. SALAM
    _______________________________
    dari Bisik-bisik: iya Lovepassword!, jaman berkembang secara alamiah, oleh lingkungan flora dan fauna serta karakter manusia, iya kan?, jangan lupa waktu (tata surya)…hehehe…

    lovepassword

    October 13, 2008 at 2:41 am

  29. Setidaknya makin majukan?

    Anak-anak tak mesti bersusah payah…segalanya dimudahkan…

    Walau kadang malah menghancurkan cara pandang dan tata laku mereka…
    ya..itulah dunia,yang baik dijaman dulu,masih tetap harus diajarkan dan diterap,yang ngak baik diperbaiki dan yang jelek dibuang…sebagai pelajaran aza…

    Tapi tanpa dulu juga tak ada sekarang…tanpa Bapak…tak mungkin ada kalian…semua kejadian saling terikat…dan saling berhubungan…
    _________________________
    dari Bisik-bisik: iya Kweklina!, memang peradaban, lain masa, lain waktu, lain karakter, iya kan?!, meski ada hal pokok (particular), bertahan.

    kweklina

    October 19, 2008 at 12:19 pm

  30. dari bisik-bisik :
    saya yufrizal bisa mengambil hikmahnya bahwa semua ini harus kita jalankan penuh ikhlas walaupun ada beberapa dari kita sudah melakukan sesuatu diluar batas…
    Yang penting bagaimana kita memberi contoh yang benar-benar baik bagi anak2 kita dan saudara2 kita semua. Amin,

    Salam,
    ———————————————–
    dari Bisik-bisik: iya Yufrizal!, setuju kita harus mengambil hikmah dan memberi contoh yang baik, iya kan?!

    yufrizal

    December 19, 2008 at 7:44 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: