Singal’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Aku tidak mengenal aku!

with 38 comments

Siapa aku?!. Simple…sederhana, obrolan rame-rame dengan teman.

“Sudah semua??!!”,

“Ya!, sudah”,

“Berapa banyak”,

“Tidak sebanyak jari-jari tangan”

“Coba yang lain pasti banyak”

“Sama saja”

“Apa saja?!”,

“Semuanya kehebatan dan kebaikanku”,

“Itu yang sering kamu kumandangkan?!”,

“Ya!”

“Ah… kamu sedang terjebak melihat siapa kamu”

“Kamu memang baik, pintar, hebat, tetapi…. kan!, kamu suka tidak turut perintah orangtua, suka ngomel, suka marah, suka terlambat, suka nipu eeh ngakal-ngakalin, suka hmmm..hehehe, dan suka…banyak lagi, coba deh hitung lagi”

“Oh..ya ampuunn..betapa bodohnya dan munafiknya aku. Aku ini sungguh sangat banyak, sepuluh lembar kertas tidak cukup!, ternyata aku tidak mengenal aku!, ampuni aku Tuhan”

_______________________________

dari Bisik-bisik: Aku sering terjebak menghakimi orang lain, karena aku tidak mengenal aku…!. Semoga kamu mengenal kamu, dia mengenal dia dan mereka mengenal mereka, iya kan?!

Advertisements

Written by Singal

September 14, 2008 at 5:53 pm

38 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. “you don’t know your lost”
    ‘you too.
    Hahahaha, jadi sama sama tidak tau lost/magonya (kelakuan red).
    ________________________
    dari Bisik-bisik: iya bung G. Meha!, sering kita menuduh dan menghakimi, iya kan?!

    G. Meha

    September 14, 2008 at 9:22 pm

  2. EEmmmmm …. mungkin juga ya, klo saya sih ,lebih dikenal oleh orang lain dibanding diri sendiri ….
    _________________________
    dari Bisik-bisik: ya bung Muda Bentara!, jangan lupa bercermin!, iya kan?

    Muda Bentara

    September 14, 2008 at 10:20 pm

  3. Hmm…. Kuman diseberang lautan nampak, Gajah di pelupuk mata tidak nampak. Semoga kita tidak tertindih gajah. Betul sekali Bang Singal.
    __________________________
    dari Bisik-bisik: iya pak Muhammadjabir!, semoga kita tidak larut kepada kesalahan orang, iya kan pak?!

    muhammadjabir

    September 15, 2008 at 9:27 am

  4. waks!! bnr2 dialog yg ‘mengena’ pak, kdg2 saya jg merasa saya ini udah dewasa, sederhana, ga neko2, dan macem2 yg baik2 menurut saya tp tidak menurut tmn2 saya.. we’re different on seeing me 🙂
    __________________________
    dari Bisik-bisik: iya mbak Pimbem!, ketika kita menilai teman-teman kita, sebenarnya adalah merupakan nilai kita sendiri, iya kan?

    pimbem

    September 15, 2008 at 1:09 pm

  5. hmmm..emang sih kadang saya gak tau siapa saya, apa mau saya, dll, kadang setelah ditegur oleh teman baru deh “oo iya ya…”
    _________________________
    dari Bisik-bisik: iya mbak Ourkami!, iya itulah namanya teman, kita harus berterimakasih kepada mereka, yang menegur kita, iya kan?!

    ourkami

    September 15, 2008 at 3:27 pm

  6. Memang lebih susah mengenali diri sendiri apalagi melihat kesalahan diri sepertinya tidak pernah terlihat. Tetapi kesalahan orang lain, walau sekecil kuman diseberang lautan nampak dengan jelas. thanks
    _____________________________
    dari Bisik-bisik: Iya ito Yulism!, apalagi yang kita ingat sakitnya saja padahal enaknya sangat banyak! egois juga kita, iya kan?!

    yulism

    September 15, 2008 at 11:29 pm

  7. Salam kenal dan terimakasih sebelumnya karena sudi mampir dan kasih komentar ke blog saya. Maaf juga ya Bang..baru mampir sekarang. Yah inilah aku, yang masih banyak kekurangan dan perlu untuk terus belajar mengenal diri sendiri. Salam damai selalu. Trims.
    ________________________
    dari Bisik-bisik: iya pak Mahesa Jatayu!, salam dan terimakasih atas kunjungannya, dan biarlah kekurangan menjadi dasar kita untuk maju dan damai selalu beserta negeri tercinta, iya kan?!

    Mahesa Jatayu

    September 16, 2008 at 11:52 pm

  8. Aku adalah aku……
    _____________________
    dari Bisik-bisik: iya Mas In!, aku yang peduli dan berbagi hal yang baik kepada sesama iya kan?!

    Mas In

    September 17, 2008 at 9:50 am

  9. Wow…ternyata Pak Singal ini pinter bermain kalimat-kata filsafat.
    Hehehe…aku adalah aku, yang tiada seorang pun tahu selain aku…seberapa banyaknya aku ini. Aku bebas memilih aku yang lain untuk hidup ku, agar menjadi lebih baik bagi ku.

    Bagiku..hidup lebih baik untuk ku…pastilah juga lebih baik untuk keluarga ku, tetangga ku, lingkungan ku…bahkan untuk Tuhan ku.

    Lalu siapakah aku? hanyalah aku dan Tuhan ku yang tahu mengenai sejatinya aku… 🙂

    Salam dari Surabaya, terima kasih telah mampir blog saya Pak Singal.

    Salam hormat,
    Wuryanano 🙂
    ________________________
    dari Bisik-bisik: iya pak Wuryanano!, aku bebas memilih karena diberi akal, pikiran dan hati, dan semuanya aku pilih hal yang baik, iya kan pak?!, ada pepatah Cina menyatakan “Rahasia berarti hanya aku sendiri yang tahu, tidak ada orang lain”, hmmm..berarti kalau pepatah ini betul, maka rahasia negara, rahasia kantor, rahasia keluarga dan lain-lain rahasia, bukan rahasia…hehehe…

    wuryanano

    September 17, 2008 at 11:25 am

  10. insya Allah, mas
    __________________________
    dari Bisik-bisik: iya pak Jelprison Syahrul!, semoga Tuhan memberkati para wartawan…iya kan?! dan semoga mereka menulis sesuai etika bagi kebaikan bagi dunia (manusia, alam, flora dan fauna), begitu maksudnya kan?!

    jelprison syahrul

    September 17, 2008 at 8:30 pm

  11. Sebelumnya, saya lebih mempercayai pendapat orang tentang saya daripada pendapat saya sendiri. Itu mungkin sebabnya saya menjadi tidak percaya diri dan mudah terombang-ambing dengan pendapat orang tentang saya. Seorang sahabat menyadarkan saya baru-baru ini, saya harus belajar untuk percaya, mencintai dan memahami diri saya sendiri melebihi orang lain. Nice article pak Singal 🙂
    ________________________________
    dari Bisik-biski: iya mbak Retno Damayanthi!, kita mempunya karakter dan kepribadian sendiri, iya kan! dan harus kita rawat dan pelihara, selama itu hal yang baik dan sesuai norma dan etika, begitu maksudnya kan mbak!, never give up..iya kan?!

    Retno Damayanthi

    September 17, 2008 at 10:58 pm

  12. Ya gitu om
    lebih gampang cari kesalahan orang lain daripada instropeksi diri
    _____________________________
    dari Bisik-bisik: iya mas Petak!, kita patut berterimakasih kepada orang lain yang mencari dan menemukan kesalahan kita. iya kan?

    petak

    September 18, 2008 at 11:06 am

  13. emang sebuah postingan yang menggugah hati om,…
    ada benarnya juga yang om katakan, terlalu banyak kita menahan EGO kita didepan orang, dan kita tidak menyadari bagaimana orang memandang dan bagaimana orang menilai kita,..

    menilai diri dan mengenal diri itu adalah intinya om,..
    _____________________________
    dari Bisik-bisik: iya pak Yuhendra!, pada dasarnya kita harus menilai diri sendiri agar timbangannya cocok, iya kan pak?!

    yuhendrablog

    September 18, 2008 at 1:00 pm

  14. dalem banget neh postingannya
    _____________________________
    dari Bisik-bisik: Iya mbak Ai!, sebaiknya kita bertanya pada diri sendiri, iya kan?!

    ai

    September 19, 2008 at 8:05 am

  15. ya.. bang, sudah demikian susah untuk “kenal diri”, masih harus “tahu diri” baru mungkin mulai “jaga diri”.
    jadi mana mungkin cukup sepuluh lembar kertas ? akhirnya malas.. ya… pengenalannya ya hanya yang sepuluh saja.. …
    salam ach..
    ____________________________
    dari Bisik-bisik: iya Parhumbang!, pengenalan atas diri sendiri memang sulit, apalagi pengakuan, iya kan?!, dan semoga kita bisa jaga diri, begitukan maksudnya?!

    Parhumbang

    September 19, 2008 at 11:34 am

  16. Benar…banyak orang nggak mengenal siapa dirinya. Dan memamng masih butuh waktu untuk berkenalan dengan dirinya sendiri. Jika semua orang sudah bisa mengenal dirinya sendiri, niscaya tak ada keburukan atau kekecewaan yang dialaminya.

    Namun inilah dunia, yang sering kali perasaan melampaui akal [ikiran, melampaui batas kemampuan berpikir dan bertindak.
    _____________________________
    dari Bisik-bisik: iya pakkatnews!, dunia penuh dinamika selalu bergerak dan bergejolak, iya kan?!

    pakkatnews

    September 19, 2008 at 3:18 pm

  17. mantap bah, jadi langsung ingin
    segera bercermin…..spy aku tak sampai tak mengenal diriku
    horas…..njuah njuah
    ________________________
    dari Bisik-bisik: horas…njuah njuah bang Mikekono!, cermin diri sangat banyak gunanya, iya kan?!

    mikekono

    September 19, 2008 at 4:33 pm

  18. Salam kenal ya…

    thanks kunjungannya di blogku yang masih kurang sana sini.

    ya ,aku memang tak mengenal diriku,aku lebih dikenal kawanku,aku juga tak tahu apa diriku,aku juga tak apa yang aku lakukan sudah benar atau belum,setidaknya aku berusaha tidak menyakiti orang lain,walaupun aku belum mampu membuat orang lain tertawa bahagaia.

    Kadang dicerminpun tak mampu memperlihatkan aku sebenarnya.Karena cermin hanya memperlihatkan fisikku saja,hatiku dia blom mampu memantulkannya untuk aku lihat.

    Postingan ini sep…aku masih harus terus intropeksi diri..

    salam buat semua pengunjung disini
    _____________________
    dari Bisik-bisik: iya benar dan hebat Kweklina!, berusaha tidak menyakiti orang lain, akan memancar seperti cahaya atau bunyi, kesegala penjuru, memang tanpa wujud tetapi sumbernya diketahui dan lebih dari cukup membuat orang merasa aman karena tertawa dan bahagia itu sangat relatif atau subjective, iya kan?! Salam kenal juga, dan salammu kepada pengunjung, kusampaikan disini.

    kweklina

    September 20, 2008 at 3:10 pm

  19. berapa lama dibutuhkan untuk mengenal aku ? 🙂
    _________________________
    dari Bisik-bisik:Tidak lama, hanya sekejap…. Elys Welt!, hanya satu tarikan napas, sedetik pejaman mata, iya kan?!

    Elys Welt

    September 20, 2008 at 7:38 pm

  20. ehem…
    ini rupanya cerita mirip dengan ‘cermin’ ya?

    sebelum ada cermin, kita tahu ‘kita’ dari orang lain…
    setelah ada cermin, kita bisa tahu seperti apa kita…

    kalo nampak jelek, kita baguskan…
    kalo nampak bagus, kita senang…
    kalo tetap jelek setelah dibagus-baguskan…
    cermin kita pecahkan!

    😆 😆 😆
    _______________________________
    dari Bisik-bisik: iya pak Adji Wigjoteruna!, pasti ada yang bagus pak, maka kita pelihara yang bagus itu, kita melihat teman dan oranglain, yang bagusnya jugalah pak, iya kan?!

    Adji Wigjoteruna

    September 21, 2008 at 11:22 pm

  21. Untuk introspeksi mintalah pendapat orang tentang aku, agar kita dapat memperbaiki diri
    ______________________________
    dari Bisik-bisik: iya pak Indra Tjahja!, dan kita berterimakasih kepada teman itu, iya kan?!, apalagi kalau dia mengingatkan kita, he is (she is, they are) our really friend! dan berbahagialah kita mempunyai teman, iya kan?

    indra tjahja

    September 22, 2008 at 7:41 am

  22. “Aku” menjadi seorang yang tidak terbantahkan 🙂
    _________________________
    dari Bisik-bisik: iya pak Pantau!, tapi semoga tidak egois, iya kan?

    pantau

    September 22, 2008 at 10:03 am

  23. Bener2 nasihat yang mengena, untuk maju kita harus belajar dari pendapat orang lain tentang diri kita. God Bles you Mr. Singal.
    ______________________________
    dari Bisik-bisik: iya pak Jujun!, kita selalu bersama menuju kebaikan, karena kita tidak hidup sendirian, iya kan?!

    jujun

    September 22, 2008 at 10:23 am

  24. gajah di pelupuk mata tak tampak, kuman di seberang lautan nampak…
    _________________________
    dari Bisik-bisik: iya Isnuansa!, kita harus bisa mundur dan sabar, agar gajahnya kelihatan, iya kan?! semoga….dan kita bisa melihat kebaikan teman, begitu maksudku.

    isnuansa

    September 22, 2008 at 3:52 pm

  25. Ada orang yang lebih banyak melihat kelebihan dirinya sendiri, ada yang lebih banyak melihat kekurangannya. Menilai diri secara tepat, itulah yang sulit.
    ______________________________
    dari Bisik-bisik: iya mbak Tutinonka!, sulit memang, tetapi paling tidak kita melihat dan mengakui kelebihan teman, dan selalu melihat sisi positifnya, iya kan?

    tutinonka

    September 23, 2008 at 5:41 am

  26. otokritik yang bagus; dan ini salah satu kelemahan halak hita (khususnya Tapanuli, manusia umumnya, red.) sehingga cenderung menjadi megalomania. salut bah.

    horas
    ______________________________
    dar Bisik-bisik: iya Amangboru (paman dr pihak laki, red.), semoga kita makin mengenal kita dan orang lain with respect, iya kan?!

    Robert Manurung

    September 24, 2008 at 9:50 pm

  27. maksudku…jarang sekali halak kita mau dan mampu melakukan otokritik seperti ini. sekali lagi salut buat Tulang (paman dari pihak istri, red).
    ___________________________
    dari Bisik-bisik: iya Amangboru!, kita harus mampu mengkritik kita sendiri many times before….!!!, ya kan?! kita harus mampu melihat nilai positif dan kebaikan orang lain, begitu maksud Amangboru kan?

    Robert Manurung

    September 24, 2008 at 9:52 pm

  28. ” Semerbak harumnya bunga-bunga
    tak dapat menyebar menembus arah angin .
    Semerbak harumnya nama karna budi-baik,
    akan menembus segala penjuru angin, sampai ke sanubari ”

    Salam !
    _________________________________
    dari Bisik-bisik: Salam juga RItool, budi-baik, tanpa pamrih, tersebar meski tanpa iklan, iya kan pak?!

    RItool

    September 25, 2008 at 2:51 pm

  29. waduh , saya kenal bapak ngga ya ???
    hayooooo , tebakkk
    ___________________________
    dari Bisik-bisik: sungguh saya jadi berjuang mengingatnya realylife!, mungkin karena saya sdh makin tua (alasan nih ye), memoryku makin lambat, tolong dong!, beritahu!!, makin cepat makin baik iya kan?!, saya jadi berpifikir terus, dan belum dapat, lama-lama bisa jadi hang. hehehe…

    realylife

    September 25, 2008 at 9:34 pm

  30. sekalian mau ngasih tau pak
    memasang logo bloggersumut yang baru
    comot di
    bloggersumut.net
    __________________________
    dari Bisik-bisik: iya realylife!, ok..sekalian bukan maksud mendahului, maaf lahir batin, Selamat Hari Raya Idul Fitri.

    realylife

    September 26, 2008 at 4:43 pm

  31. bagus buat self-correction
    __________________________
    dari Bisik-bisik: iya bang Alisyah!, self-correction first, before…., iya kan?!

    alisyah

    September 26, 2008 at 5:56 pm

  32. wah..wah..
    tulisan2 lae (saudara sepupu, atau tegur sapa normal antar laki-laki, red.) di blog ini sarat dengan filsafat hidup..
    banyak memberi inspirasi buat saya lae…

    terima kasih sebelumnya sudah menyempatkan diri mampir di blog saya…
    sepertinya saya banyak dapat pelajaran dari blog lae ini

    salam kenal juga sebelumnya dari makassar..

    horas…,

    -bonar-
    http://sihotang407.wordpress.com
    _______________________
    dari Bisik-bisik: iya Lae Bonar!, ambil yang berguna yang tidak berguna mungkin sangat banyak dan mohon dibuang, iya kan?!

    bonar

    September 29, 2008 at 7:54 pm

  33. nyambung lagi lae…
    sekalian permit tukeran link yah lae..

    mauliate..

    -bonar-
    ______________________
    dari Bisik-bisik: silahkan lae!

    bonar

    September 29, 2008 at 8:10 pm

  34. Apa Khabar Amanguda…?(tegur sapa kepada, adik bapak atau suami adik ibu, red.) Benar, kita banyak yang tidak mengenal diri sendiri, hingga kita tidak mengenal orang lain. Kita tidak percaya pada diri sendiri hingga kita tidak percaya pada orang lain. Kita selalu memuji diri kita sendiri hingga kita lupa memuji Tuhan dan orang lain. salam.
    _____________________
    dar Bisik-bisik: iya bang Togar Lubis, semoga kita dapat melihat kelebihan orang lain, dan menghargainya. Dan kitapun tidak boleh lupa memuji Tuhan, iya kan bang?! (“bang” tegur sapa sangat respect di kampung kami SUMUT. Di lingkungan keluarga, biasanya tegur sapa ini diberikan kepada anak laki yang sulung, dengan maksud memberi dan membebani dia tanggung jawab, yaitu realnya harus menjadi contoh dalam segala hal kebaikan, mulai dari pendidikan, akhlak yang baik, kerja keras dan tanggungjawab, red.)

    Togar Lubis

    September 29, 2008 at 10:16 pm

  35. Memang lebih sulit mengenal diri sendiri, baik kelebihan maupun kekurangannya.
    Bahkan kadang kita sendiri tak tahu apa persisnya yang kita inginkan?….paling tidak ada niat untuk selalu berbuat lebih baik dari kemarin
    _____________________________________
    dari Bisik-bisik: iya mbak Edratna!, iya niat itu adalah awal dari semangat mbak, iya kan?, semua usaha kebaikan selalu berharga, meski tidak langsung kelihatan hasilnya, begitu maksudnya, kan?!, biarlah kebaikan itu juga terpancar melalui wajah kita, dan senyuman membuat kita sehat,…..

    edratna

    October 7, 2008 at 7:52 am

  36. Aku??

    ketika aku adalah sesuatu
    maka ada sesuatu yang lain selain Tuhan…
    ini bentuk dualisme
    syirik!
    di seluruh alam semesta ini hanya ada satu dzat
    satu
    tak lebih
    jika Aku ada
    maka yang ada hanya aku
    tak ada kamu, dia, mereka,
    tak ada yang lain

    karena itu,
    jika kau tanyaku siapa diriku,
    maka kan ku jawab,

    Aku Tuhan
    ________________________
    dari Bisik-bisik:iya aL!, Tuhan mencipta dan memiliki alam semesta, dan seluruh isinya iya kan?!

    aL

    October 25, 2008 at 3:52 pm

  37. Salam Kenal….
    Terimakasih sudah meluangkan waktu, mampir di Blog saya yang masih berantakan (maklum baru belajar).
    Terimakasih juga sudah sudi menuliskan Puisi untuk Blog saya. Bila boleh berkata jujur, kata-kata dipuisi itu membuat saya takut dan tertekan. jujur…
    sepertinya saya merasa diawasi dari mana-mana, segala sudut. Singkat, tapi sangat mengena.
    Sepertinya kata-kata dipuisi itu lebih mengenali aku daripada aku sendiri, dan aku semakin terjerumus dengan “ketakutanku” pada Sang Penguasa Waktu.

    dan saat saya membaca posting-posting di Blog Bapak, saya menyadari, bahwa Blog saya (yang baru jadi ini) sudah dikunjungi oleh seorang yang berpandangan luas, jujur apa adanya dan Brillian.
    sekali lagi TERIMA KASIH
    titip untuk dikritik dan masukan untuk Blog saya.
    http://manusiajawa.blogspot.com/
    http://nono12.wordpress.com/
    _______________________________
    dari Bisik-bisik: iya Khris!, salam kenal juga. Maju terus dan semangat dalam hal yang baik, maka keberuntungan bagi sekeliling selalu terpancar dari wajah dan tubuh kita, iya kan?!

    Khris

    November 19, 2008 at 12:30 pm

  38. Hai…hai…. Memahami matematika memang sulit (bagi kami yg mengalami fobia angka), memahami filsafat tambah sulit lagi (buku dan referensi banyak, tapi diantara semua referensi yang menumpuk itu tidak satupun yg aku mengerti, dan nilai C tertera di dalam otak dan lembar jawabanku), memahami orang lain wuaahhhh jauuuuhh lebih sulit (yahh, paling tidak para psikolog bisa memahami masalah kliennya).Jauh diantara itu semua, yang paling sulit diantara yang tersulit adalah memahami diri sendiri. Manusia memang tidak pernah benar-benar mengerti akan dirinya, perilakunya, keinginannya, dan tujuannya. Rumit!!!! Tetapi dengan segala kerumitan itu justru menjadikan manusia sebagai sebuah ciptaan yang unik.
    Uniquely us!!!
    _________________________
    dari Bisik-bisik: iya Animusparagnos!, sedemikian uniknya maka sering salah pengertian, iya kan?! Padahal untuk mengerti itu hanya memerlukan istirahat sedetik, mendengar dan berpikir lalu menghasilkan pengertian, hehehe.. Memang kita (manusia) unik.

    animusparagnos

    December 26, 2008 at 12:41 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: