Singal’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

It’s mine, Itu milikku!

with 30 comments

Hasil obrolan dengan temanku Moh. Roem Lubis

“It’s mine”, “Itu milikku!” bayangkan wajah orang yang menyatakannya.

“kamu yang bakar”
“tidak, kamu saja, kamu yang punya”
“aku takut, kamu saja” seraya memasukkan ujung telunjuknya kekupingnya sambil menutup matanya.
“baik..”
Lalu, “ssss..ciuuuiiit bum, dar..dar..dar ..byarrr..” terdengar letusan mengglegar dan terlihat cahaya terang di angkasa, merekapun tertawa dan senang.
“mengapa bukan kamu yang membakarnya, bukankah akan membuat kamu tambah senang?!” kata salah seorang dewasa, yang sedari tadi menonton mereka, menunjuk kepada seorang anak.
“tidak apa-apa pak, saya sudah senang, karena itu kan milikku”.

“Itu milik si Anu”, “yang itu milik bapak Anu”, informasi itu datang begitu saja, dari teman atau orang setempat yang kebetulan kita temui, membuat kita berdecak kagum melihat rumah di real estate, villa di puncak gunung atau tempat wisata lainnya. Kata berikutnya terdengar, “hanya pembantu rumah tangga dan tukang kebun yang menempatinya, mereka jarang datang!, paling sekali sebulan, hampir semua villa itu”

Gedung gedung tinggi di Jakarta!, selalu dipenuhi tower telekomunikasi, seperti antena parabola di kampung halamanku, mengherankan, hmm..personal property, membanggakan namun, membangkrutkan kebersamaan.

Sungguh sangat banyak harta yang tidak produktif, di negeri ini. “itu milikku”, dipakai perusahaan real estate, dan pabrikan mobil, meraup untung. Dan mereka tak berhenti, membangun dan membuat rumah dan mobil baru. Bukan untuk yang belum punya rumah dan belum punya mobil. Kemudian, untuk membangunnya, mereka berutang, hebat!!, dan ketika krisis terjadi, kita ikut merasakannya.
________________________
dari Bisik-bisik: mari kita tonton dan nikmati meski bukan milik kita, paling tidak dari jauh, boleh kan?!

Advertisements

Written by Singal

October 26, 2008 at 12:11 pm

30 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Jangan lihat lihat milik saya ya mas … haram loh !!

    *dibekep*
    ___________________________
    dari Bisik-bisik:iya mbak Rindu!, milik yang di gunung atau di pantai, terbuka untuk umum, paling tidak dari pinggir jalan, iya kan?

    Rindu

    October 26, 2008 at 4:05 pm

  2. Untuk bisik bisik, Sebenarnya banyak Gedung Gedung itu milik kita bersama…terutama Gedung DPR, tapi sayang Penghuninya “Lupa” akan hal itu….Horas.
    ____________________________
    dari Bisik-bisik:iya bang Michael!, mereka membuktikannya, kadang pagarnya ditambah kawat berduri, dan dijaga polisi dan tentara, iya kan?!

    michaelsiregar

    October 26, 2008 at 6:28 pm

  3. Jadi Villa Om? ikut ke gusur ceritanaya nih?
    Wah…harus bikin lagi yang baru om…tapi inget IMB nya yaaaa di buat dulu biar bebas bongkar.
    ________________________
    dari Bisik-bisik: iya Pakde!, kita menikmati saja, tinggal pilih dimana kita suka, dan bayar sewa sesuai kemampuan, iya kan?!

    Pakde

    October 26, 2008 at 8:12 pm

  4. mereka itu senangnya main-main saja ya pak, ngga peduli mengganggu orang lain apa tidak
    _____________________________
    dari Bisik-bisik: iya Mascayo!, mereka main punya duit, mereka beli minta ijin alias IMB dari penguasa, maka jadilah, iya kan?!.

    mascayo

    October 26, 2008 at 8:23 pm

  5. Kebanyakan manusia memang begitu. Cuma beda tingkatannya. Ingin rumah baru, mobil baru, koleksi pacar baru, istri baru, selingkuhan baru…dst…dst…
    Semuanya untuk apa? Hanya untuk memuaskan hasrat, nafsu dan ego. Ingin membuktikan mereka mampu. Bukan atas dasar kebutuhan dan kegunaan!
    ________________________
    dari Bisik-bisik: iya pak Ekonikoe!, serakah, begitu maksudnya kan?!

    Ekonikoe A. Namikoela

    October 26, 2008 at 8:46 pm

  6. Bangsa ini (khususnya), dan juga semua manusia (umumnya), gemar melakukan hal – hal yang sifatnya mubazir. Banyak hal penting yang harusnya lebih diprioritaskan, tapi senangnya malah bikin/kerjakan sesuatu yang tidak seberapa perlu. Bahkan, cenderung menciptakan sesuatu secara berlebihan tanpa menimbang akan guna dan manfaatnya. Sudah punya satu, katanya perlu dua. Setelah tercapai dua, katanya perlu tiga dst..dst..sampai tak ingat lagi berapa sebenarnya yang diperlukan.
    ______________________________
    dari Bisik-bisik: iya pak Mahesa!, semua yang berlebihan tidak berguna, harganyapun mahal, iya kan?!

    Mahesa Jatayu

    October 26, 2008 at 8:59 pm

  7. horas bang, setuju!
    salam kenal….
    ___________________________
    dari Bisik-bisik:iya Dhianofie!, horas…salam kenal juga. sering mampir, kutunggu!

    dhianofie

    October 26, 2008 at 10:32 pm

  8. Yup.. tidak ada lagi kebersamaan.. semua jadi serasa tanah “abang” 🙂
    ________________________________
    dari Bisik-bisik: iya bang Ajaran!, kita harus pintar-pintar mengarungi lautan kehidupan ini, iya kan?!

    Ajaran

    October 27, 2008 at 3:42 am

  9. Sebagian dari mereka berpikir kalau nantinya gedung-gedung itu bisa jadi investasi masa depan. Kalau butuh duit tinggal jual. 🙂
    Anyway, jadi punya siapa dunk??? 😀
    ______________________________
    dari Bisik-bisik: iya bang Mew da vinci!, belum tentu ada yang mau membeli, iya kan?!

    mew da vinci

    October 27, 2008 at 6:34 am

  10. oohh gitu toohh….
    kunjungan balasan nih.. 🙂

    Salam kenal
    ______________________________
    dari Bisik-bisik: iya Indah Sitepu!, salam kenal juga, sering mampir…kutunggu!

    Indah Sitepu

    October 27, 2008 at 11:06 am

  11. Pak, mau minta comment mengenai pandangan bapak ttg depresi untuk artikel saya nanti. Please kunjungin blog saya.Terima kasih.
    ________________________________
    dari Bisik-bisik: iya mbak Nancy!, saya pasti datang berkunjung..! saling mengunjungi, berbagi hal positif dan berguna, iya kan?!

    nancy

    October 27, 2008 at 11:19 am

  12. Apakah pola hidup konsumtif dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi?
    ________________________
    dari bisik-bisik: iya pak Indra Tjahja!, bisa juga (a part of economics growth), makanya ada mode (baju tas sepatu), dan model-model baru, hehehe. Manusia..manusia…kelakuan dan karakternya memang begitu.

    indra tjahja

    October 28, 2008 at 7:40 am

  13. Didunia ini tidak hanya di Indo dimana saja selalu ada yang berperilaku seperti itu Ito. Kemarin salah satu teman pemilik realestate membeli rumah hasil foreclousure seharga $375.000 sudah termasuk biaya closing dll dari rumah seharga $ 600.000. Hal ini terjadi karena si pemilik terlalu serakah membeli 3 rumah dan ketika krisis melanda dia tidak mampu membayarnya dan harus kehilangan 2 rumah tersebut…. 😦 susah menyelami jalan fikiran mereka. thanks Ito.
    ____________________________
    dari Bisik-bisik: iya Ito Yulis!, kalau punya uang, lebih baik menikmati daripada memiliki, iya kan Ito? maksudku kita naik pesawat tanpa harus memiliki pesawat..hehehe..

    yulism

    October 28, 2008 at 8:17 am

  14. Permisi, mau nebeng info penting.
    Organisasi IKATAN ALUMNI DEL mengadakan kegiatan penggalangan dana untuk Tobasa, yaitu:
    “IA DEL GIVES BACK”.
    http://nataldel2008.wordpress.com
    Mari kita bersama-sama memberikan yang terbaik untuk sesama, dan untuk kemuliaan Tuhan.
    Tuhan memberkati.
    regards
    togi sianipar

    togi sianipar

    October 28, 2008 at 3:33 pm

  15. petani sawit di Labuhan Batu sekarang
    tengah menuju kebangkrutan bersama
    karena harga sawit merosot drastis
    dari Rp 1800/kg menjadi hanya Rp 300 saja
    mereka tak pernah membayangkan itu
    sehingga banyak yg ramai2 kredit mobil dan motor
    sekarang mrk sm2 menjeritttt
    tak mampu lagi bayar kreditan…amangoooi amang (aduuhh..bapak, red)
    ____________________________
    dari Bisik-bisik: iya bang Mikekono!, mungkin mereka korban keinginan memiliki, iya kan?!

    mikekono

    October 29, 2008 at 10:13 am

  16. banyak orang seperti itu di muka bumi…. karena itu kita sebaiknya bijak dalam menyikapi keinginan…. semoga cerita bapak dapat sy jadikan pelajaran dalam menyikapi hidup… tetap menulis ya pak….
    _________________________
    dari Bisik-bisik: iya Quantumeconomics!, hidup ini apalah, kata orang kampungku, untuk apa “tinggi sabonang”, (= benang yang diluruskan lalu tegakkan, dengan memegang salah satu ujungnya, tidak akan pernah tegak dalam waktu yang lama, kalaupun bisa tegak paling tingginya 1 cm, hehehe)

    quantumeconomics

    October 29, 2008 at 2:28 pm

  17. Jadi termenung baca quotenya;personal property, membanggakan namun membangkrutkan kebersamaan…such a way to see our materialistic behaviour! Semoga yang namanya empati dan simpati masih tetap ada dinurani ya pak!
    _________________________
    dari Bisik-bisik: iya mbak Nadin!, empati dan simpati tetap ada meski cuma sedikit yang mempunyainya, iya kan?! lalu yang sedikit itu, hmmm…selalu bersinar cemerlang, sehingga eksistensinya jelas kelihatan!

    nadin

    October 30, 2008 at 8:42 am

  18. mereka berutang, dan ketika bangkrut, dibayar negara pake uang kita, atau dihapuskan saja 😦
    ______________________________
    Bisik-bisik: iya Isnuansa! Tampaknya selalu berakhir pada negara, iya kan?

    isnuansa

    October 31, 2008 at 3:51 pm

  19. Tanah bangunan milik saya ada di mana-mana . Sangkin banyaknya, sampe lupa deh , maklum sekarang sudah pikun …. hehehe …
    ___________________________
    dari Bisik-bisik: iya RItool!, banyak lupa…lupa banyak…tetapi tetap kekurangan, iya kan?!

    RItool

    November 1, 2008 at 9:09 pm

  20. Memang dampak Pembangunan yang tidak selaras dengan kehidupan…
    salam kenal
    ____________________________
    dari Bisik-bisik: iya Aping!, salam kenal juga!, semua yang tidak selaras, pasti tidak beraturan. iya kan?!

    Aping

    November 1, 2008 at 11:53 pm

  21. pengennya aku nulis komentar dimana-mana… tp takut ntar banyak dibisikin yg nggak2 😀
    ______________________________________
    dari Bisik-bisik: iya bloGEsam!, memang kadang-kadang berbisik ditempat ramai, dapat membuat salah paham, iya kan?!

    bloGEsam

    November 3, 2008 at 9:42 pm

  22. Sambil bisik-bisik :
    “Personal property saya mah hanya yang melekat di tubuh saya. Kalau rumah, tanah, mobil, jabatan itu hanya personal property yang lain … ”
    😀
    ________________________________
    dari Bisik-bisik: iya Mas Prabu!, hati dan perbuatan!. Sedang personal property yang lain itu selalu akan tinggal, iya kan?! maka tidak usah banyak-banyak…hehehe…titipan…begitu maksudnya kan?

    prabu

    November 4, 2008 at 9:05 am

  23. Setubuh! Eh Setuju!
    Salam kenal!
    _______________________________
    dari Bisik-bisik: iya Donny Verdian!, salam kenal juga, sering mampir.

    Donny Verdian

    November 4, 2008 at 2:26 pm

  24. benar sekali pak….ternyata hidup kita banyak yang mubazir..
    Saya jadi ingat teman saya…yang selalu tanya…sebetulnya kamu punya motor 2,mobil 2,sepeda 2..dll untuk apa ??? apa semua kamu manfaatkan…? hidupmu salah dan mubazir…Ups….saya renungkan benar kata nasehatnya…yang secara umum tidak membolehkan kita berlebihan,SECUKUPNYA saja lah….
    _________________________________
    dari Bisik-bisik: iya mbak Dyahsuminar!, lebih baik menjaga gaya hidup yang sederhana, iya kan?!.

    dyahsuminar

    November 5, 2008 at 7:45 pm

  25. wah bang !!!
    ini kok cerita soal milik memiliki
    saya jadi langsung teringat ama teori kebendaan kalo kita lagi belajar ilmu hukum perdata, nama teorinya “Bezitter teory” (sok nya aku,.. hahaha ).
    tapi bener lah bang,
    hal memikili memang slalu di rindui oleh semua manusia,
    tapi yang paling penting adalah bagaimana menikmati hal yang kita miliki itu, kadang kala hal termiliki oleh kita tidak sepenuhnya dapat kita nikmati, sebaliknya hal yang dapat kita nikmati belum tentu dapat termiliki oleh kita sendiri,.. (heheheh makin bingung bang singal !!… hahaha)

    good posting bang !!!
    ini hal yang saya tunggu, postingan pencerahan
    boleh saya miliki bang ???
    ___________________________________
    dari Bisik-bisik: iya bang Yuhendrablog!, kita dapat naik bus meski tidak memilikinya, iya kan? kita bisa melihat dan menikmati keindahan alam meski tidak memilikinya. Silahkan bang, silahkan miliki..hehehe..

    yuhendrablog

    November 6, 2008 at 6:57 pm

  26. mampir lagi bang, cuma pengin bilang wajah abang ni mirikp banget ama seseorang di Batam. namanya Jhon M. Siregar. beliau tokoh disana tepatnya di Sengkuang.
    horas bang….
    _________________________
    dari Bisik-bisik: iya Dianofie!, konon semua manusia selalu ada kembarannya, bahkan bisa tiga orang atau lebih, juga bahkan lain suku dan bangsa, horas, horas..horas.

    dhianofie

    November 7, 2008 at 11:06 pm

  27. Suatu posting yang bagus untuk direnungkan
    _______________________
    dari Bisik-bisik:iya Tikno!, setelah merenung, lalu menyimpulkan dan melaksanankannya, iya kan?!, sukses selalu.

    tikno

    November 9, 2008 at 1:19 am

  28. Ya..jelas orang binis serakah…selalu tak cukup..selalu ingin lebih baik ,lebih banyak walaupun kadang ia sendirisadar dia tak mungkin untuk mendapatkan itu.. .ujung-ujunh pinjam uang dengan pemerintah…ya sebagai orang yang tak punya andil apa-apa ,kita hanya bisa nonton dan gigit jari…coba uang itu digunakan buat rakyat jelata…buat anak-anak yang papa.

    kadang kemewahan dunia membuat manusia ada jarak dan terkesan berbeda…tapi kekayaan dunia juga mampu membuat manusia lupa akan siapa dia sebenarnya…

    Mungkin aku lebih bangga hidup sederhana..tapi hasil keringat yang membasahi tubuhku…rasa sakit tulangku…dan pemikiran otakku…bukan uang rakyat yang diambil secara terhormat…tapi dinikmati oleh orang-orang hebat…sedangkan rakyat tetap melarat…

    Bang Singal aku ada Award buatmu…diambil ya,,,

    Sukses selalu buat kamu,sobat!
    __________________________________
    dari Bisik-bisik: iya mbak Kweklina!, “Not sufficient“, istilah yang selalu muncul dari benak manusia. Jaman modern menghasilkan polarisasi kaya miskin, terutama di perkotaan, anehnya mulai menular ke pedesaan. Semoga kita makain sadar, iya kan!, terimakasih mbak, awardnya saya terima dengan senang hati, dan akan kugunakan sebaik-baiknya.

    kweklina

    November 11, 2008 at 8:47 am

  29. Mestinya yang dibangun itu rel, kereta api umum bukan jalan tol. Masih nyambung nggak ya komentarku ini. Hi Hi Hi
    __________________________
    dari Bisik-bisik: iya Lovepassword!, mengutamakan kepentingan umum daripada pribadi atau perusahaan, iya kan?! masih nyambung kok, Lovepassword!

    lovepassword

    November 15, 2008 at 4:44 am

  30. sekedar Bisik-bisik: sakit x kita ini, bisanya cuma liat-liat 😦
    ______________________________
    dari Bisik-bisik: iya bang Alisyah!, ber xx liat-liat, ber xx keberuntungan akan datang, iya kan!. Apa kabar bang, gimana kerjanya!! you spent almost three months already, iya kan bang!, semangaaat dan sukses selalu, setiap kita terjerembab berarti kita pasti bangun dan berdiri…maju terus bang never give up

    alisyah

    November 19, 2008 at 12:46 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: