Singal’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Kucing Putih, Kucing Hitam dan Nasionalisme!

with 38 comments

Obrolan dengan temanku Moh. Roem Lubis dan Moh. Nuh, di suatu tempat di tengah hutan Sumatera Selatan.

Membuat keputusan ditengah ketidakpastian, ibarat kita sedang berada di atas puing-puing yang terapung di tengah lautan, mengikuti arus yang selalu berubah arah setiap saat, tanpa batas, memberi rasa tidak nyaman yang tak terhingga, yang ada hanya harapan “Semoga arus ke arah daratan, semoga ada kapal penolong datang, berbagai semoga…tujuannya hanya ingin selamat, ingin hidup”. Sebuah harapan yang tidak pasti, karena tidak ada kemudi alias loss control.

“Saya tidak peduli, apa itu kucing putih atau kucing hitam, sejauh kucing itu bisa menangkap tikus, itu kucing yang baik” kata pemimpin Cina Deng Xiaoping, dan negeri Cina makin maju seperti sekarang. Dia menyatukan perbedaan ideologi. “Pertikaian ideologi membuat Cina terbelakang”.

Lalu, Deng mengirim sangat banyak mahasiswa berbagai disipilin ilmu, ke luar negeri, konon ratusan ribu orang. 25 (duapuluh lima) tahun kemudian, lebih dari sepuluh ribu orang dari antara mereka pulang, seraya memberi kontribusi yang hebat, membangun Cina moderen. Deng sang pemimpin, sudah almarhum ketika mereka pulang. Namun, beliau telah memberi kemudi untuk mengontrol ketidakpastian menjadi harapan yang pasti.

Suatu saat saya bercakap-cakap dengan seorang teman,
“Loe itu kalo dihubungi, ga pernah ada di tempat” kataku,
“Ruangan di kantor kami sedang diperbaiki. Saat ini kami semua berada dalam satu ruangan seperti di kelas, tidak ada batas, jadi tidak nyaman” jawabnya.
“Bah..kita kan, menyelesaikan pekerjaan kita sendiri, jadi perasaan seperti itu perlu dimatikan” sahutku.
“Ga..lah.. kayak kamu ga tau aja…, pokoknya ga nyaman!..” suaranya sudah mulai meninggi.
“Hati-hati..loe harus sering tarik napas..bebaskan pikiranmu….agar tidak stress…hehehe” jawabku menutup pembicaraan.
Meski kondisi dan situasi seperti itu relatif, dalam hati, saya benarkan juga pendapatnya.

Tanpa batas, sering menambah ketidakpastian, dapat membuat sebuah sistem tidak bisa dikontrol (uncontrolled system condition), dapat membuat keseimbangan terganggu dan tidak stabil. Dalam ketidakstabilan kita hanya berharap semoga tidak collapse atau ambruk.

Sebentar lagi kita akan memilih calon legislatif dan calon pemimpin yang akan mememegang kemudi negeri tercinta, Mereka para calon akan mewujudkan legenda pribadinya, kita hanya berharap ketika mereka sudah duduk di kursinya, semoga mereka searah menyuarakan dan mengemudikan kepentingan bangsa.

Maju!, tidak hanya berjanji mementingkan kepentingan pribadi, kelompok dan ideologi, mencari-cari kelemahan dan kesalahan, lupa membangun, lupa cita-cita dan lupa arah.

Suatu saat Obama menyatakan dalam kampanyenya “There will be time to punish those who set this fire, but now is the moment for us to come together and put the fire out.” , juga ketika si lelaki tua menyatakan kepada si Santiago bocah kecil “harta terungkap oleh kekuatan air yang mengalir, dan terkubur oleh arus yang sama” (Novel, Sang Alkemis, Paulo Coelho).

Harapan kita, suatu saat, siapapun yang jadi anggota legislatif dan yang menjadi pemimpin semoga mereka memberi kepastian arah bagi kepentingan bangsa.

Gong Xi Fa Cai
Selamat Tahun Baru Imlek
Tambah rezeki, tambah sehat dan panjang umur.
_________________________________
dari Bisik-bisik: Bersatu kita teguh, bercerai kita rubuh, iya kan?!, mari! pentingkan kebutuhan bangsa, sesuai kompetensi kita!

Advertisements

Written by Singal

January 26, 2009 at 6:32 pm

38 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. klo kampanye caleg sekarang kok ngotorin jalan yah
    ____________________________________
    dari Bisik-bisik:iya Hoihei!, jangan keras-keras hehehe…semoga mereka sadar, iya kan?

    hoihei

    January 27, 2009 at 9:48 am

  2. Bukannya tanpa kemudi, tapi terlalu banyak kemudi dan pengemudi serta banyak arah! Tabrakan dah!
    ____________________________________
    dari Bisik-bisik: iya pak Ekonikoe AN, ibarat beberapa kuda menarik satu dokar, tapi berlainan arah, dokarnya tidak bergerak. Juga karena teman saya (Moh. Roem Lubis) itu orang teknik, beliau selalu mengatakan, ibarat vektor yang tidak searah, akhirnya resultante nya kecil dan arahnyapun jadi salah. iya kan?!

    Ekonikoe AN

    January 27, 2009 at 11:54 pm

  3. OK sepakat dengan bapak Singal, siapapun pemimpin kita yang penting kucing itu bisa menangkap tikus, maksudnya siapapun pemimpin kita yang penting bisa menata bangsa ini dengan baik. trims
    ___________________________________
    dari Bisik-bisik:iya bang Ahmadasen!, setuju demi kepentingan rakyat, iya kan?

    ahmadasen

    January 28, 2009 at 12:21 am

    • iya Gan!!
      rakyat juga harus dipikirkan
      _____________________________________
      dari Bisik-bisik: iya Tforce2009!, benar… juga melaksanakan program kerja yang telah ditetapkan, agar menjadi kenyataan…

      tforce2009

      June 10, 2009 at 11:55 am

  4. salam kenal bapk sihombing…
    ________________________________
    dari Bisik-bisik:salam kenal juga bang Phito08!, sering mampir bang.

    phito08

    January 28, 2009 at 5:39 am

  5. Semoga tidak ada kucing hitam dan kucing putih ya Pak. Terlebih lagi jangan sampai milih kucing dalam karung?
    _________________________________
    dari Bisik-bisik:iya bang Nelson Saragih!, semoga….

    Nelson Saragih

    January 28, 2009 at 11:58 am

  6. asal jgn sampe kucing2an pak… 😀
    _____________________________________
    dari Bisik-bisik: iya Our!, kucing-kucingan berarti perlu tikus-tikusan, repot jadinya, iya kan?

    our

    January 28, 2009 at 3:17 pm

  7. Mudah mudahan calon legislatif kita nanti yang terpilih banyak yang lebih muda, generasi baru sehingga bangsa kita bisa dikemudikan ke arah yang lebih maju.
    _____________________________________
    dari Bisik-bisik:iya pak Indra Tjahya!, semoga pak, maka tergantung dari kita para pemilih, iya kan?!, kemudian semoga searah, yaitu kearah yang berpihak kepada seluruh rakyat.

    indra tjahja

    January 28, 2009 at 3:39 pm

  8. Indonesia telah banyak mengirim rakyat ke luar negeri untuk belajar tapi sedikit yang kontribusi terhadap pembangunan di NKRI, bahkan pergi tak kembali.
    Kenapa ?
    Sederhana ajah, mereka belum dihargai atas ilmu yang mereka peroleh di LN. Dan harga jasa masih jauh di bawah ambang batas UMR.
    ya..khan ?
    ________________________________________
    dari Bisik-bisik: iya Cenya95!, setuju..setuju sekali, negeri ini belum menghargai orang pintar, contohnya, gaji guru sangat kecil. orang pintar pergi lagi ke luar negeri, lalu mereka bekerja di research center, jadi guru dan dosen, bahkan tenaga akhli di industri teknologi yang besar. Sarjana pengangguran sangat banyak di negeri tercinta ini, mereka mau jadi calegpun tidak bisa, mungkin karena tidak punya modal (uang), atau tidak tega jadi caleg.
    Semoga negeri ini menghargai pendidikan dan menghargai para guru, dan menghargai orang pintar…..semoga…..

    cenya95

    January 28, 2009 at 5:06 pm

    • banyak juga yang dikirim jadi TKW dan disiksa, dihadiahi anak juga ada.
      (-_-)
      ______________________________
      dari Bisik-bisik: iya Tforce2009!, kenyataannya memang begitu, pernah diberitakan oleh media massa…Tetapi banyak juga, yang sukses lalu mengirim uang ke negeri ini (menurut pemerintah tambahan devisa).

      tforce2009

      June 10, 2009 at 11:56 am

  9. semoga para partai tidak hanya bisa mencalonkan anggotanya sebatas anggota dewan yang duduk manis, akan tetapi seberapa besar partai bisa mempersembahkan kadernya menjadi yang terbaik di masa mendatang, dalam artian sleksi calon anggota dewan harus dan benar-benar sudah melalui kualifikasi intlektual, integritas maupun idialitas yang baik untuk dirinya, kelompoknya, dan negara kita agar menghasilkan undang-undang yang lebih baik kelak.
    _________________________________________
    dari Bisik-bisik:iya pak Nurbadruddin!, semoga mereka memberikan dan melakukan yang terbaik bagi negeri kita. Semoga…hmmm..kita tidak punya kemudi dan hanya berharap, setelah mereka duduk di sana.

    nurbadruddin

    January 28, 2009 at 7:35 pm

  10. Memang itulah yg terjadi,tanpa kendali, karena sistim kendali tidak lagi berfungsi.Sebagian orang menganggap kondisi seperti ini adalah ” kondisi darurat ” dan harus dihadapi dengan “aksi darurat” seperti manuver akrobatik. Pernah saya lihat di TV manuver akrobatik dari pesawat terbang,indah memang; tapi akhirnya pesawatnya jatuh karena pilotnya terlalu menikmati aksinya sehingga “lupa arah “.
    Mudah-mudahan hal seperti diatas janganlah banyak bermunculan di negeri ini, kita mengharapkan agar para calon legislatif membatasi manuver politiknya agar tidak lupa arah. Semoga
    _______________________________________
    dari Bisik-bisik: iya bang Olanto!, Semoga bang, negeri kita sering terperangah dan berkoar-koar setelah kecelakaan, contohnya sangat banyak, kapal tenggelam, kereta api tabrakan, jalan berlubang, yang seharusnya dapat dikontrol tetapi itulah yang terjadi. Lihat saja Jakarta jangankan jalan biasa yang sudah rusak parah, jalan tolpun berlubang, menunggu kecelakaan…luar biasa.

    Olanto

    January 28, 2009 at 8:02 pm

  11. “harta terungkap oleh kekuatan air yang mengalir, dan terkubur oleh arus yang sama” (Novel, Sang Alkemis, Paulo Coelho).,,

    Kata Paulo Coelho ini sangat menarik.
    ___________________________________
    dari Bisik-bisik: iya Blog Competition 2009!, maka kita harus menentukan sikap, kemana kita akan menggapai dan menjalankan legenda pribadi kita, iya kan?

    Blog Competition 2009

    January 29, 2009 at 12:36 am

  12. Dalam kondisi para wakil rakyat yang selalu berulang kelakuan bejatnya, masih bisa gak berharap, lae? hahahaha… Semoga Tuhan mendengar doa kita…

    btw, naung godang do hape tulisan ni lae ate… bah, nga tarlambat ahu bo…(ngomong2x, rupanya sudah banyak tulisan lae, bah..terlambat saya, red.)
    _______________________________________
    dari Bisik-bisik:iya lae Tappang!, semoga mereka (wakil rakyat) berubah, sekarang saatnya..iya kan? harapan tetap ada.
    Tidak ada istilah terlambat lae. hehehe.

    Tappang

    January 29, 2009 at 3:48 pm

  13. Waktu saya di Indonesia saya juga melihat spanduk spanduk caleg itu sudah keterlaluan …. tak ada etika lagi …..
    Salam dari Belgia ……..
    __________________________________________
    dari Bisik-bisik: iya lae Michael, itulah negeri kita sedang dalam proses demokrasi yang sungguh dijalankan dengan suka-suka (sangat mengherankan), semoga suatu saat makin baik dan bagus iya kan? again, this situation is beyond our control! that we have no such apparatus to drive it.
    Selamat bekerja lae, di negeri sileban(orang asing), sukses selalu dan jangan lupa mengucap syukur, meski ketika gagal dan kesandung. GBU always.

    michaelsiregar

    January 30, 2009 at 5:49 am

  14. mau kucing hitam atau kucing putih…. sebenarnya gak pengaruh…
    yang berkuasa adalah sang pemilik kucing…. yang kendalikan rantai dileher sang kucing…
    jadi jangan kucingnya yang diperhatikan…

    tetapi siapa dan apa yang ada dibalik sikucing tadi…
    _______________________________________
    dari Bisik-bisik: iya Defrimardinsyah!, hehehe…semoga tidak ganti kepemilikan, iya kan?

    defrimardinsyah

    January 30, 2009 at 10:36 am

  15. Bulan 5 nanti mungkin rumah sakit jiwa akan tambah penghuninya … bisa aja stress karena modal udah habis kalah jadi Legislatif… yaa sakit jiwa dahhhh
    ____________________________
    dari Bisik-bisik: iya Mr Bin!, semoga mereka maju jadi caleg dengan modal semangat, keinginan berkarya dan berketetapan hati untuk memajukan bangsa. Bukan karena uang dan bukan pula karena ikut-ikutan, didorong-dorong dan dibujuk-bujuk. Namun mana bisa tanpa modal uang, iya kan?! jadi?, benar juga mereka bisa stress kalau tidak kepilih. sedih juga.

    Mr Bin

    January 30, 2009 at 4:49 pm

  16. Semoga banyak caleg yang benar-benar capable yang terpilih Pak Singal.
    Sangat menyayangkan caleg yg sebetulnya akan jauh lebih berguna bagi kemajuan generasi bangsa bila ia konsisten berkiprah di bidangnya, ketimbang jadi caleg
    ______________________________
    dari Bisik-bisik: iya Mascayo!, mungkin beberapa diantara mereka tidak tahan pada rayuan dan bujukan politikus. Saya mengingat si lelaki tua, yang sebelumnya menasehati si bocah kecil Santiago, “Jangan kau janjikan harta yang belum kau miliki”….di negeri ini sudah jarang lelaki tua, kalee..hehehe…

    mascayo

    January 31, 2009 at 2:16 am

  17. Bicara pendidikan, saya lihat sebenarnya banyak temen2 kita yang berstatus pegawai negeri disekolahkan sampe tinggi (s2, s3, mungkin s4). Dengan bidang yang sangat bagus dan beragam. Mereka ada di perguruan tinggi, departemen, lembaga negara (Bappenas, LIPI, BPPT, dll.)

    Tapi sayang setelah selesai banyak yg ilmunya tidak di dayagunakan secara optimal oleh Pemerintah.
    Mereka banyak yang hebat, pintar dan punya keinginan menjadikan Indonesia lebih baik.

    Tapi sayang [lagi], mereka dibatas oleh kotak, birokrasi, sistem yang membelenggu. Seolah-olah menjadi sebuah bentuk penindasan …

    Mengenai rame2 di Pemilu, sementara saya ga ikut dulu. Masih GOLPUT dah … 🙂

    Salam;
    ____________________________
    dari Bisik-bisik: iya pak Adji Wigjoteruna!, mungkin para birokrat tidak tertarik pada keluguan dan kepolosan orang pintar yang suka telanjang (terbuka), maka sering dianggap tidak sopan dari sisi mereka. Meski keluguan dan kepolosan itu benar dan sangat berguna.
    Sangat aneh, bisa saja terjadi, seorang birokrat yg tidak mengerti apa-apa dan bodoh membentak orang pintar, dan orang pintarnya manggut manggut saja..hehehe… (soal perut dan asap dapur kaleee..). “oooo…anak isteri, asap dapur dan lain-lain kebutuhan dasar, bisa meluluhlantakkan kepintaran yang polos dan lugu.”
    Negeri ini akan diperintah oleh siapa? Artis?..Preman?…politikus yang selalu mengatas namakan rakyat?. Semoga mereka mendengar dan memberdayakan orang pintar, seperti yang dilakukan para Raja dan Kaisar jaman dahulukala.

    Adji Wigjoteruna

    January 31, 2009 at 7:17 am

  18. Banyak kali…pada minggu minggu ini yang nulis tentang pesta demokrasi 2009 ya pak ,,Moga2…biaya pesta demokrasi yang luar biasa banyak itu tidak sia sia..karena kita telah berhasil memilih kucing yang bertanggung jawab…
    ____________________________
    dari Bisik-bisik: iya mbak Dyahsuminar!, biaya seluruhnya (dari pemerintah ditambah biaya yang dikeluarkan caleg dan partai) mungkin bisa membangun banyak sekolah SD, SMP dan SMA. Betul mbak, semoga bermanfaat sesuai harapan rakyat.

    dyahsuminar

    January 31, 2009 at 7:45 pm

  19. Harapan kita, suatu saat, siapapun yang jadi anggota legislatif dan yang menjadi pemimpin semoga mereka memberi kepastian arah bagi kepentingan bangsa. SETUJU PAK! Mudah2an yang kita pilih kelak bukan manusia biasa!
    ____________________________
    dari Bisik-bisik: iya Pakde!, semoga ada, sehingga kita dapat memilihnya, hehehe…

    pakde

    January 31, 2009 at 9:21 pm

  20. Walo si Kucing bisa nangkap tikus, tapi kita harus punya Anjing buat ‘ngejagain’ si kucing.
    ____________________________
    dari Bisik-bisik:iya Humorbendol!, Apakah anjing penjaga itu sejenis herder atau sejenis scooby do?!. Atau anjing apapun sejauh anjing itu bisa ‘ngejagain’, begitu maksudnya kan?

    Humorbendol

    February 1, 2009 at 4:35 pm

  21. Kalo saya ingin memberikan kesempatan pemimpin sekarang untuk menuntaskan kebijakannya….. dari pada milih yang baru berarti mulai dari nol lagi dwong 😀
    _________________________________
    dari Bisik-bisik: iya mbak Rita!, bebas rahasia hehehe…!, iya kan?

    Rita

    February 1, 2009 at 7:56 pm

  22. Setuju sekali dengan tulisan Ito, ga peduli kucing hitam, kucing putih yang penting bisa membawa perubahan kearah kebaikan.. 🙂 Thanks
    _______________________________________
    dari Bisik-bisik: iya Ito Yulis!, semoga negeri kita makin maju. Apa kabar ito, sudah balik ke negeri dingin?!, sehat dan sukses selalu.

    yulism

    February 3, 2009 at 1:31 am

  23. wah, dah lama ga berkunjung..
    ________________________
    dari Bisik-bisik: iya lae Okta!, selamat jumpa kembali.. kulihat lae ceria. sukses selalu.

    okta sihotang

    February 3, 2009 at 8:34 am

  24. gimana kalau di kucing garong gabung?? kucing hitam sama kucing putihnya lagi ngapain yah
    _________________________________
    dari Bisik-bisik:iya bang Awaluddin!, kucingnya perlu dilatih, iya kan? disekolahkan dan dididik…semoga mereka menyadarinya.

    Awaluddin

    February 4, 2009 at 5:26 am

  25. semoga kita tak terjebak pada
    fanatisme sempit soal warna baju,
    kulit, dan etnis
    mari terus memperkokoh
    nasionalisme demi keutuhan
    bangsa… horas
    ___________________________________
    dari Bisik-bisik: iya bang Mikekono!, betul bang, nasionalisme membawa kita maju mencapai cita-cita negeri tercinta, mari kita bersatu padu.

    mikekono

    February 6, 2009 at 11:18 am

  26. bercerai, cari lagi ganti nya… hehehehehe 😀
    ___________________________
    dari Bisik-bisik: iya bang Nirwan!, banyak bunglon iya kan, tidak teguh dalam pendirian, apalagi banyak gantinya hehehe….namanya saja demokrasi.

    nirwan

    February 7, 2009 at 10:43 pm

  27. sepakat amangboru….:)
    siapapun dia…semoga bisa menjadi pemimpin yang baik…
    horas,
    bonar
    _________________________________
    dari Bisik-bisik: Iya Bang Bonar!, semoga ada dan juga ikut terdaftar dalam daftar pilihan, iya kan?

    bonar

    February 9, 2009 at 8:17 am

  28. untung bukan ayam putih ayam item….
    Hehehehe
    lam kenal omm…
    ________________________________
    dari Bisik-bisik: iya Ayam Cinta!, hehehe..salam kenal juga, sering mampir.

    Ayam Cinta

    February 9, 2009 at 1:13 pm

  29. siiip setuju om……….
    lam kenal…………………….
    ____________________________
    dari Bisik-bisik:iya Anggonoutomo!, salam kenal juga.

    anggonoutomo

    February 14, 2009 at 8:58 pm

  30. mau kucing putih kucing hitam yang penting iya kucing
    ____________________________________
    dari Bisik-bisik:iya pak Syaiful!, kucing warna apapun yang dapat menangkap tikus, iya kan pak?!

    syaiful

    February 15, 2009 at 9:46 pm

  31. Hai Singal!
    Thanks ya atas kunjungannya. Sori lama dibalas, baru ngenet hari ini nih. Teruslah menulis. Aku pikir blog kamu keren punya, produktif.
    ____________________________
    dari Bisik-bisik: iya Zamak!, terimakasih atas kunjungannya, sering mampir.

    Zamak

    February 17, 2009 at 4:45 pm

  32. Ada satu permainan anak-anak seperti ini: didalam sebuah lingkaran bergaris tengah tiga meter ada dua orang yang masing masing memerankan kucing dan tikus. Pemeran kucing ditutupi matanya dengan kain supaya tidak dapat melihat, sementara pemeran tikus tidak. Dalam permainan ini penonton diluar lingkaran bersorak sorak berteriak agar kucing segera menangkap tikus, tetapi juga meneriakkan agar tikus waspada supaya tidak tertangkap.

    Demikianlah pemerintah yang tidak serius memberantas korupsi dan penyelewengan lain, kucing yang diguskan menangkap tikus ditutupi matanya. Untuk tidak terlalu kentara bahwa kucing yang dengan mata tertutup itu tidak mungkin dapat menangkap tikus, terkadang tikusnya disuruh agar tertangkap dulu untuk sementara, suatu saat dilepasin lagi.
    _____________________________
    dari Bisik-bisik:iya bang G. Meha!, kasihan kucingnya ditutup matanya, kejam benar pemiliknya hehehe…semoga semua kucing segera lari kalau melihat tuannya sedang membawa penutup mata kucing.

    G. Meha

    February 18, 2009 at 9:34 am

  33. saya juga berharap siapa pun yang terpilih bisa membawa perubahan.slam kenal dari borneo
    _______________________________
    dari Bisik-bisik: iya Hamsin, salam kenal juga. semoga mereka membawa perubahan ke arah kesejahteraan rakyat Indonesia tercinta, iya kan?.

    hamsin

    February 20, 2009 at 8:56 am

  34. Salam dari bandung

    di indonesia yang banyak berkeliaran kucing garong jadi susah diajak menangkap tikus

    Nasib pahit jadi perempuan indonesia
    Hari perempuan di peringati tiap tahun, dari tahun ketahun banyak perempuan bunuh diri karena di miskin secara struktural, janji-janji partai politik 30 % di parlemen hanya tinggal kenangan tapi yang di pekerjakaan di lembah hitam lebih banyak, selebihnya nekat jadi TKI yang beruntung di beri gelar pahlawan defisa tapi yang gagal pulang jadi bangkai, penguasa hanya bisa bilang lagi di usut.

    Yang nasibnya agak beruntung (….sensor red…….)

    http://esaifoto.wordpress.com
    ________________________________
    dari Bisik-bisik: iya Nasib pahit jadi perempuan Indonesia!, semoga perempuan mendapat perhatian yang lebih dari pemerintah, kalau tidak mereka (ibu) kita tidak pernah ada. iya kan?. Lalu dengan menggunakan hati dan perasaanya, mereka sering lebih hebat dari laki-laki, iya kan?. Maka para ibu dan seluruh perempuan Indonesia, jangan pernah menyerah, maju terus dalam hal yang baik.

    nasib pahit jadi perempuan indonesia

    March 13, 2009 at 5:53 pm

  35. semoga rakyat bisa makmur
    http://tforce2009.wordpress.com
    ___________________________________
    dari Bisik-bisik: iya Tforce2009!, harapan kita semua.

    tforce2009

    June 10, 2009 at 11:58 am

  36. Asal jangan kaya TOM AND JERRY aja pak…kucing dikerjaian sama tikus jadi lolos truz tikusnya, malah kucingnya kena sial truz……………………..
    dari bisik-bisik : iya abyirvana! kita doakan pemimpin kita bisa mengemban amanat rakyat.salam kenal………
    _____________________________________________
    dari Bisik-bisik: hehehe belum di tanya sudah tau…salam kenal juga..kita dukung dengan kerja keras, iya kan?

    ABY IRVANA

    August 11, 2009 at 10:42 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: